Cermin Diri #208 :Sejam Gowes Gresik Lamongan

0
285
Foto diambil dari dokumen pribadi penulis

KLIKMU CO-

Oleh: Mushlihin*

Saya berjamaah subuh di masjid. Setelah itu saya diajak petinggi dongkol gowes alias bersepeda angin. Kami berangkat saat matahari setinggi tombak dari dusun Takeran. Banyak pohon asam di pinggir jalan. Tamarindus indica ini merupakan penyumbang oksigen dan indah dipandang serta memperoleh penghargaan dari Pemerintah Daerah. Pohon asam besar batangnya. Daunnya kecil-kecil. Buahnya berpolong-polong dan masam rasanya.

Tak terasa kami masuk desa Banyubang. Jumlah penduduknya 3.361 jiwa. Taman teknologi pertanian Banyubang terbaik se Indonesia versi Times Indonesia. Banyubang pada HUT RI ke 74 tahun 2019 menggelar salawat yang dihadiri Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di areal lahan 12 hektare. Banyubang juga pelanggan amal usaha ekonomi dalam bentuk air bersih Muhammadiyah Takerharjo.

Sepuluh menit kemudian kami tiba di Bluri. Di desa ini terletak sebuah perusahaan PT. ArsuarNet Bergerak dalam bidang Jaringan internet Wifi Harga Bulanan murah, Internet Super Cepat, Unlimited tanpa batas, Jaringan sudah melalui Fiber optik. Bluri adalah sebuah desa di Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Indonesia. Jumlah penduduk: 2.654 jiwa. Ada bukit kapur sebagai destinasi wisata. Bluri juga memiliki klub bola voli yang disingkat Pervori. Pun mempunyai 7 kelompok tani. Yaitu Bluri Agung Jaya, Makmur Bluri, Sejahtera Bluri, Lohjinawe Bluri, Jaya Lestari Bluri, Hasil bumi dan Subur makmur milenial. Ditambah penghasil srikaya terbanyak tiap tahunnya. Kami saban Jumat Pon mesti ke Bluri untuk khotbah.

Sepuluh menit berlalu, sampailah kami di desa Pantenan. Pantenan adalah sebuah desa di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, provinsi Jawa Timur. Desa ini mempunyai kode bernomor 352503001. Misinya mendukung penuh gerakan dakwah Islam, menumbuhkan dan mengembangkan perekonomian. Tahun 1990 kami jalan kaki ke Pantenan mengikuti tabligh Akbar Amin Rais.

Sepuluh menit berselang, kami berhenti di desa Ketanen. Lantas melewati jalan Siwalan. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, Siwalan adalah sebuah desa di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik Kode Kemendagri: 35.25.03.2003. Beberapa orang Siwalan membayar pajak bumi di Takerharjo Solokuro Lamongan.

Selanjutnya kami melalui jalan raya Sumurber. Sumurber adalah sebuah desa di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, provinsi Jawa Timur. Desa ini mempunyai Kode Kemendagri: 35.25.03.2002. Tahun 2020 kami menyelenggarakan jejak petualang Takeran Sumurber mendampingi pandu MAM 8 Lamongan.

Kami bersepeda dengan santai. Biar lambat asal selamat. Kami singgah di desa Lowayu. Lowayu adalah sebuah desa di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, provinsi Jawa Timur. Desa ini mempunyai kode bernomor 352501007. Lowayu, mempunyai beberapa Objek Wisata. Banyu biru, dan kolam renang Malindo adalah yang paling terkenal. Selain itu belantik sekaligus pedagang sapi Takeran terbesar berasal dari Lowayu. Setiap idul adha mesti berkorban sapi kesukaannya.

Kurang lebih sejam kami gowes. Akhirnya kami kembali ke desa Takerharjo dusun Takeran. Jalan poros desanya sudah dibeton. Di sekelilingnya tumbuh puluhan pohon duren, pisang cavendis, melon, semangka dan kaspe serta palawija. Adapula peternakan ayam, pengolahan arang, pengrajin songkok nasional, konveksi, pendidikan formal dan non formal dari PAUD sampai Madrasah Aliyah. Muhammadiyah NU hidup berdampingan. Slogannya berlomba-lomba dalam kebaikan.

Pungkasnya gowes amat bermanfaat. Gangguan kesehatan henkang. Olahraga murah meriah. Wajah berseri-seri dan berwawasan luas. Energi bersih. Silaturahmi pun terjalin.

*LPM Takerharjo Solokuro Lamongan

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here