Di Muhammadiyah Itu Harus Siap Memimpin dan Dipimpin

0
59
Sekretaris PDM Surabaya Drs Catur Anang Hutoyo dalam pelantikan bersama Kepala SMA dan SMK Muhammadiyah 1 Surabaya periode 2024-2028. (Nashiiruddin/KLIKMU.CO)

Surabaya, KLIKMU.CO – Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya Drs Catur Anang Hutoyo hadir langsung dalam pelantikan bersama Kepala SMA Muhammadiyah 1 Surabaya dan SMK Muhammadiyah 1 Surabaya periode 2024-2028, Ahad (3/3/2024).

Catur mengucapkan selamat dan sukses kepada kepala sekolah yang baru saja dilantik. Yakni, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Surabaya Moch. Yulianto SPd dan Kepala SMK Muhammadiyah 1 Surabaya Irfandy Ardiansyah ST MT. Juga kepala sekolah sebelumnya Renny Fiqriyah SKom yang telah mengabdi selama empat tahun.

“Kita mencoba memosisikan para pimpinan atau kepala sekolah mungkin juga guru senior dan mantan kepala sekolah. Bagaimanapun kita telah berusaha bersama-sama semuanya berjuang membesarkan sekolah. Itu perlu dihargai dan dihormati karena jasa dan pengabdiannya. Mudah-mudahan Allah memberikan limpahan rahmatnya kepada kita semua,” ujarnya.

Catur lantas menyampaikan pesan dari ketua PDM Surabaya kepada kepala sekolah yang dilantik. Yakni, PPDB harus stabil. Perolehan siswanya juga dipertahankan.

Jangan sampai turun, harus naik. Minimal bertahan. Tetapi, prestasi itu bukan berarti bertahan. Diusahakan PPDB itu naik dan itulah salah satu fungsi pola sekolah.

“Kalau kepala suku itu harus lebih sakti kepada anggotanya. Tapi kalau kepala sekolah bukan kesaktiannya saja, tetapi bagaimana menggunakan manajerial manajemen di dalam dunia pendidikan. Menyatukan, menghargai, mendengarkan, menyampaikan suara-suara ide-ide anjuran saran dari bapak ibu guru, staf karyawan, wali murid, bahkan siswanya sendiri,” paparnya.

Ia mengatakan bahwa itulah salah satu fungsi kepala sekolah. Oleh karena itu, sungguh tugas yang mulia kalau menjadi pimpinan yang paling baik adalah memasang dengan cermat mata, telinga, hati, dan pikiran untuk mendengarkan semuanya.

Tidak harus semua berasal dari pimpinan, khususnya kepala sekolah. Menurut Catur, ide itu bisa didapat dari mana saja. Di  lingkungan Muhammadiyah, itu namanya kolektif kolegial.

“Saya sering di PDM Surabaya kalau ada salah satu wakil kepala yang mengingatkan. Pak kok kurang begini? Jangan lupa pimpinan kita ini kolektif kolegial. Kalau saya salah, panjenengan juga salah. Kalau saya baik, panjenengan juga baik. Demikian juga menurut kami para kepala sekolah ini dan saya kira di dalam dunia pendidikan harus siap memimpin dan harus siap dipimpin,” tegasnya.

Jadi, tegas Catur, di Muhammadiyah harus siap memimpin dan juga dipimpin.

“Itulah dunia. Adakalanya naik, adakalanya turun. Naik lagi dan turun lagi, suatu hal yang biasa. Maka dari itu, mari kita bersatu padu bergerak dan menggerakkan bersama-sama warga persyarikatan, khususnya di SMA Muhammadiyah 1 dan SMK Muhammadiyah 1 Surabaya. Supaya menjadi lebih baik, lebih maju, dan tentu lebih berprestasi lagi siswa-siswinya. Khususnya supaya PPDB selalu lebih meningkat,” tandasnya.

Pelantikan yang berlangsung di Perguruan Muhammadiyah Kapasan Jalan Kapasan No 73-75 Surabaya ini dihadiri sejumlah tamu undangan penting.

Di antaranya, Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Dr Khozin MSi, Sekretaris Majelis Dikdasmen PWM Jatim Dr Eko Hardi Ansyah MPsi, Wakil Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Surabaya Dikky Syadqomullah, Ketua PCM Simokerto Sudarusman, dan Majelis Dikdasmen PCM Simokerto Amari.

(Nashiiruddin/AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini