Di Tangan Para Siswa Ini, Zat Aditif Bermanfaat untuk Makanan dan Minuman

0
336
Raisa Qonitah memamerkan platting nasi ungu buatan kelompoknya. (Nadia Larasati/KLIKMU.CO)

Surabaya, KLIKMU.CO – Begitu mendengar kata aditif, kali pertama yang terlintas di benak adalah penambahan zat kimia pada makanan dan minuman. Zat aditif itu dihasilkan oleh proses kimia sehingga dapat digunakan untuk mengawetkan berbagai produk makanan dan minuman.

Namun, siswa kelas 8D Muhammadiyah 4 Surabaya mencoba mendobrak anggapan mainstream itu. Mereka melakukan praktik pembuatan produk makanan dan minuman dengan menggunakan zat aditif yang berasal dari bahan-bahan alam, Kamis (24/11/2022).

“Biasanya zat aditif itu memakai senyawa buatan. Bisa untuk pengawet atau pewarna makanan. Namun, kali ini, siswa mencoba menggunakan cabai, buah naga, kaldu ayam, dan bunga telang sebagai pewarna makanannya,” ujar Laili Rahmi, guru IPA SMP Muhammadiyah 4 Surabaya.

Menurut guru IPA yang juga kepala sekolah berbasis pesantren ini, dari bahan-bahan alam itu siswa berhasil menciptakan berbagai produk. Ada yang menghasilkan cilok merah, cilok ungu, klepon ungu, puding maroon, dan nasi ungu. Semuanya dimasak dan diolah sendiri oleh siswa.

“Harapan kami, siswa juga mengetahui bahwa di alam itu banyak sekali yang dapat dimanfaatkan untuk pewarna dan pengawet makanan,” tambah guru asli Gresik itu.

Siswa 8D yang mengikuti pembelajaran tersebut antusias dalam mengolah dan menghasilkan berbagai produk makanan. Persiapan juga sudah dilakukan sepekan sebelumnya dengan pembagian kelompok yang berjumlah lima siswa. Tiap siswa bertugas menghasilkan satu produk makanan dan minuman.

“Tadi saya membuat cilok merah dengan isi ayam dan keju. Tidak menyangka ternyata cabai yang pedas itu jika diolah dengan baik bisa menghasilkan warna merah,” kata Asyura Bilqis, salah seorang siswa kelas 8D.

Hal senada juga dijelaskan Azhar Fairus. Ia dan kelompoknya berhasil mengolah hidangan pancake hijau. Semua prosesnya dilakukan di sekolah.

“Sempat bingung cara pembuatannya. Alhamdulillah tadi dibantu Ustazah Laili cara mengolahnya dengan tambahan daun pandan untuk pewarnanya,” ungkap Azhar Fairus.

Setelah siap, siswa mendekorasi berbagai hidangan itu dengan platting yang menarik. Hidangan yang sudah siap itu kemudian dipamerkan di depan kelas untuk dilakukan penilaian. (Nadia Larasati/AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini