Edukasi Binatang, Sekolah Kreatif Menganti Undang Komunitas Family Satwa Sidoarjo

0
35
Sejumlah siswa Kelas 1 Butterfly saat menggendong ular bersama-sama. (Rawadan Reza/KLIKMU.CO)

Gresik, KLIKMU.CO – Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 1 Menganti mengundang Family Satwa Sidoarjo untuk melakukan edukasi satwa pada program kegiatan Guest Teacher, Rabu (21/2/2024).

Kegiatan berlangsung di sekolah mulai pukul 07.30 hingga 10.00 WIB. Mengawali acara, seluruh siswa melakukan pemanasan dengan senam pagi bersama.

Seluruh siswa pun begitu antusias ketika binatang dikeluarkan dari kandang untuk diperlihatkan kepada mereka. Bahkan mereka menampakkan wajah ceria dan rasa penasaran terkait hewan apa saja yang dibawa oleh Komunitas Family Satwa Sidoarjo tersebut.

Family Satwa Sidoarjo adalah komunitas yang memberikan edukasi satwa kepada masyarakat dan menyelamatkan berbagai binatang, baik satwa liar maupun satwa yang dilindungi. Selain itu, Family Satwa Sidoarjo juga bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Pakdhe Thohir, pendiri Komunitas Family Satwa Sidoarjo, menjelaskan secara detail satu per satu terkait binatang yang dibawa untuk diedukasikan kepada siswa Sekolah Kreatif Menganti. Seperti berbagai macam jenis ular, berbagai jenis tokek, berbagai jenis burung, iguana, kelinci, monyet, kura-kura, dan lain-lain.

Selain memperkenalkan kepada anak-anak, kegiatan edukasi satwa ini juga memberikan pengetahuan agar mencintai makhluk ciptaan Allah berupa binatang serta mendidik rasa kepedulian anak terhadap alam dan lingkungan sekitarnya.

“Biasanya kami ke sekolah-sekolah, komunitas pendaki, dan lembaga untuk memberikan edukasi satwa. Biar mereka bisa mengetahui penjelasan rincinya,” ujar Pakdhe Thohir.

Kegiatan edukasi satwa dilakukan secara interaktif. Selain pemaparan penjelasan terkait satwa, Family Satwa Sidoarjo memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk melakukan interaksi langsung dengan berbagai macam binatang sehingga bisa menjadi pengalaman baru bagi mereka.

“Umumnya kan mereka takut sama ular, tapi kita memberikan pemahaman kalau ular bisa dijinakkan tetapi gak boleh sembarangan. Dengan adanya edukasi ini, kami memberikan kesempatan ke mereka untuk menyentuh ular biar bisa mengenal secara lengkap terkait ular dan hewan lainnya,” imbuh Pakdhe Thohir.

Selain pemberian edukasi, siswa juga diarahkan untuk memberikan makanan ke binatang. Tujuannya, menumbuhkan rasa kepedulian dan pengetahuan kepada siswa. Walaupun beberapa siswa menunjukkan ekspresi takut terhadap hewan-hewan tersebut.

Namun, harapannya mereka bisa memahami edukasi yang diberikan, seperti edukasi terkait orientasi hewan, ruang lingkupnya, cara merawatnya, dan cara menghindari hewan yang membahayakan.

“Hewannya menakutkan, tapi aku berani pegang. Awalnya takut soalnya ada ular besar, tapi pas dipegang ternyata ularnya nggak jahat, jadi aku berani,” seru Fawwaz, siswa kelas 3 Bumi yang memamerkan keberaniannya memegang ular.

Selain itu, seluruh siswa diperbolehkan untuk mengambil foto atau selfie bersama binatang dengan syarat tidak melukai dan memaksa hewan sebagai bentuk mengabadikan momen dan pengalaman barunya.

Ustadzah Sri, ketua pelaksana Guest Teacher Sekolah Kreatif Menganti, berharap kegiatan ini bisa memberikan tambahan wawasan bagi anak-anak tentang berbagai jenis binatang dan cara menyikapi atau mengontrol binatang yang ditemui. Apalagi sekarang sudah musim hujan, terkadang banyak binatang yang muncul.

“Jadi, edukasi seperti ini sangat diperlukan untuk anak-anak,” tuturnya.

(Faradilla Nur Aulia Rahma/AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini