Gelar Mabit Gukar, SMK Muhammadiyah 2 Surabaya Gembleng Guru dan Karyawan

0
131
Mabit guru dan karyawan SMK Muhammadiyah 2 Surabaya. (Arvi Irchami/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – SMK Muhammmadiyah 2 Surabaya menggelar acara Malam Bina Iman dan Taqwa Guru dan Karyawan (Mabit Gukar), Jumat (8/10/2021). Acara ini digelar untuk menggembleng dewan guru dan tenaga pendidik  serta para karyawan.

Kepala Sekolah Hj. M. Mas’ulah, S.T. MM., yang membuka acara itu mengatakan bahwa acara ini untuk bekal para guru dan karyawan dalam meningkatkan kinerjanya, sehingga diharapkan bisa lebih giat dalam melakukan PTM terbatas dan PTM sepenuhnya tahun depan. “Kami harap mereka bisa lebih giat,” tegas Hj. M. Mas’ulah.

Acara tersebut dilakukan selama 2 hari, mulai Jum’at – Sabtu, (8-9 Oktober 2021) di ruang kelas SMK Muhammadiyah 2 Surabaya. Acara itu diikuti oleh guru dan karyawan sebanyak 32 orang dan 5 pemateri, dengan konsep 3 pemateri untuk hari pertama dan 2 materi untuk hari kedua.

Adapun pemateri yang hadir kala itu adalah seorang ahli manajemen, dr. H. Akhmad Muzairi, MARS yang merupakan Direktur RS PKU Muhammadiyah Wonosobo Jawa Tengah yang menjelaskan spiritual dunia kerja dan penyelarasan visi misi organisasi. Kemudian Pendalaman Muhammadiyah disampaikan oleh Abd. Rahman Hakim, S.Ag yang merupakan Ketua PCM Karangpilang.

Selain itu, Drs. Syafi’I, M.Pd.i menyampaikan peningkatan kinejra guru dan karyawan. Lalu Ustad Kholifan, S.Ag, menyampaikan materi harmonisasi keluarga SMK, dan Muhammadiyah di hatiku serta pemantakan  ibadah dan membaca Al-Qur’an.

Dalam acara itu, pemateri pertama disampaikan oleh dr. H. Akhmad Muzairi, MARS. Saat itu, ia menjelaskan bagaimana cara meningkatkan kinerja seseorang dengan menambah tingkat spirituallitas pada diri seseorang  dengan niat ikhlas, kemauan keras, istiqomah dan sabar.

“Pentingnya kinerja ditunjang dengan faktor suri tauladan atau contoh kebaikan pimpinan yang menjadikan penunjang performa kinerja guru dan karyawan. Penyelarasan visi dan misi juga punya pengaruh dalam kinerja seseorang, dan bagaimana seorang pemimpin dapat menyelesaikan sebuah masalah atau bagaimana mengelolah atau menajemen konflik dalam bekerja,” kata dia.

Kemudian untuk materi kedua disampaikan oleh Abd. Rahman Hakim, S.Ag. Kala itu dia menyampaikan bagaimana mengenal lebih dalam Muhammadiyah. Menurutnya, memang tidak bisa memaksakan orang masuk Muhammadiyah, tapi bagaimana Muhammadiyah dalam menggerakkan roda organisasi dengan menanamkan idiologi Muhammadiyah melalui anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta MKCHM / Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadist.

“Hilangkan kesyirikan, tahayul, bid’ah dan khurofat. Agar kita bisa menjadi warga Muhammadiyah sejati,” ujarnya.

Lalu materi ketiga disampaikan oleh Drs. Syafi’I, M.Pd.i. Ia menyampaikan tentang kinerja dan performa dalam aktivitas bekerja, maka perlu pimpinan dalam memberikan motivasi dan supervisi agar bisa berjalan dengan baik. Motivasi itu mulai dari peningkatan performa seperti di sekolahkan atau diikutkan pelatihan sampai adanya bonus untuk tenaga kerja yang kinerjanya baik, agar memberikan motivasi bagi teman lainnya.

“Tolak ukur performa kinerja seseorang terletak pada semangat kerja dan garis tupoksi yang diberikan pimpinan serta jalannya team work organisasi,” kata dia.

Adapun materi keempat dan kelima berupa sharing harmonisasi keluarga dan pandangan teman-teman tentang Muhammadiyah dan kebermanfaatan ikut Muhammadiyah. Bahkan, Bagaimana membangun harmonisasi keluarga dengan komunikasi yang intens, tidak saling menyalahkan, dan harus selalu instropeksi diri.

“Semua ini kalau bisa dikontrol insyaallah akan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah. Muhammadiyah tidak mengikat, Muhammadiyah terbuka, Muhammadiyah memberikan dan menebar manfaat untuk umat dan bangsa, serta Muhammadiyah mencerdasakan kehidupan bangsa agar lebih bijak dalam menata kehidupan lingkungan keluarga dan masyarakat,” tegasnya. (Arvi Irchami/RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here