Heboh Ambulans Lazismu Dilempari Batu, MCCC Kota Solo Akan Beri Pengawalan

0
334
Ambulans milik Lazismu PC Cawas Klaten dilempari batu akibat hoaks di medsos. (Istimewa)

KLIKMU.CO – Pasca kejadian pelemparan ambulans milik Lazismu PC Muhammadiyah Cawas, Klaten, oleh oknum tidak bertanggung jawab, Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) Kota Solo dengan tegas akan mengawal petugas yang mengantarkan jenazah. Selain itu, melakukan pemantauan untuk menangkal hoaks di media sosial (medsos).

Sekretaris MCCC Kota Solo Teguh Wahyudi mengatakan, pihaknya bakal melakukan pengawalan terhadap sukarelawan yang bertugas terkait pelayanan Covid-19. Itu buntut kasus pelemparan batu kepada ambulans yang bertugas.

“Tim Kamboja ada pengawalan (total dua unit armada yang jalan) dari teman-teman. Seandainya evakuasi pun akan ada pengawalan. Tetap dipantau. Kami ada komunitas ambulans dan saling berkoordinasi,” katanya dikutip dari Solopos.com, Jumat lalu (9/8/2021).

Teguh menyayangkan aksi pelemparan batu kepada ambulans yang sedang mengantarkan pasien tersebut. Dia menduga pelemparan batu terhadap ambulans dampak dari hoaks di media sosial mengenai ambulans khusus Covid-19.

“Kemarin hoaks di Solo kami meminta mereka meminta maaf. Kalau kejadian saat ini langsung hukum. (Hoaks itu) bahaya. Kalau menemukan akun berita hoaks, ya mohon maaf akan tindaklanjuti secara hukum,” paparnya.

Menurut dia, MCCC Kota Solo belum pernah mendapatkan serangan batu selama pandemi Covid-19. Sebab, kepercayaan masyarakat terhadap Muhammadiyah sanat tinggi. MCCC memiliki satu unit ambulans khusus pelayanan Covid-19 dalam kota maupun luar kota.

Sementara itu, sukarelawan MCCC membantu mengantarkan dan menguburkan 11 jenazah Covid-19 dari rumah sakit maupun yang isolasi mandiri di rumah satu pekan terakhir. Para sukarelawan juga disibukkan dengan permintaan evakuasi pasien Covid-19.

Selain stigma negatif akibat hoaks, kata Teguh, para sukarelawan sempat kehabisan stok alat pelindung diri (APD) akibat banyaknya permintaan pertolongan dari masyarakat akhir-akhir ini.

“Para sukarelawan sempat meminjam APD hingga membeli ke beberapa tempat saat stok APD kosong bersamaan dengan adanya permintaan pertolongan cepat,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, ambulans milik Lazismu PC Muhammadiyah Cawas, Klaten, dilempari batu oleh orang tak dikenal saat menjemput pasien. Kejadian itu pun viral di media sosial. Akibat hantaman batu, kaca depan mobil ambulans pecah.

Kejadian tersebut ditulis akun Husni Thamrin dan diunggah ulang akun Amirul Abid di grup ‘ISK – Info Seputar Klaten’ sekitar pukul 07.30 WIB. Postingan tersebut dibagikan tiga kali setelah 39 menit diunggah dengan 129 komentar.

Pada postingan disertakan foto ambulans dengan kaca pecah bagian depan. Dituliskan kalimat, “DINI HARI, HARI INI SALAH SATU AMBULANC KAMI SALAH SATU AMBULANCE LAZISMU KLATEN, DILEMPAR BATU OLEH ORANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB, KETIKA SEDANG ANTAR PASIEN KE RS KASIH IBU SOLO…SI PELEMPAR…SEMOGA SELALU DIBERI KESEHATAN TIDAK MEMERLUKAN LAYANAN AMBULANC ..AAMIIN.” (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here