Hobi Baca sejak SD, Mahasiswa Psikologi UM Bandung Ini Sukses Terbitkan Novel

0
159
Listia Ena Rahayu bersama novel karyanya. (Humas UM Bandung/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Mahasiswa Psikologi UM Bandung, Listia Ena Rahayu, patut diacungi jempol. Pasalnya, mahasiswa semester 4 tersebut menerbitkan sebuah novel berjudul Langit Jingga Kelabu.

Menurut Listia, sebagian kisah yang dia tuangkan dalam karya sastra itu merupakan pengalaman hidup dan hasil imajinasinya.

Ketertarikan anak bungsu dari tiga bersaudara itu pada dunia tulis menulis berawal dari dirinya yang menyukai buku sejak kecil.

“Pas SD sudah hobi baca. Waktu itu pengen banget cerita saya dimuat di majalah Bobo, tapi kurang percaya diri,” tutur mahasiswi berkacamata itu, Selasa (28/6/2022), di ruang PMB UM Bandung.

Selain tidak percaya diri, Listia belum tahu cara mengirimkan cerpen ke majalah anak-anak yang legendaris itu. ”Maklumlah, waktu itu memang kurang informasi,” kata Listia.

Seiring dengan berjalannya waktu dan jumlah bacaannya yang semakin beragam, barulah Listia memberanikan diri untuk menulis.

“Saat Ramadhan, saya ikut lomba nulis novel selama 30 hari. Kata panitia, hanya saya peserta yang selesaikan misi itu,” terang Listia yang tinggal di Katapang, Kabupaten Bandung, itu.

Penggemar Tere Liye, Ilana Tan, dan Film Thriller

Selain mengoleksi majalah “Bobo” sejak SD, Listia ternyata menggemari karya novelis Tere Liye. Ia tergila-gila dengan novelnya dan ingin sepertinya dengan karya yang banyak.

Lalu, kenapa mahasiswi yang menyambi guru privat anak-anak SD tersebut menyukai novel-novel bernama asli Darwis itu?

“Cara menyampaikan dakwahnya tidak tekstual dan itu saya suka. Terus, dari segi bahasanya pun puitis banget,” ujar gadis kelahiran 2002 itu.

Adapun novel Tere Liye yang pertama kali dibaca berjudul Bulan. Sejak membaca itu, sambung Listia, dia terus ketagihan membaca karya penulis kelahiran Sumatera Selatan itu.

“Saya mengoleksi hampir semua karya Tere Liye. Dan novel yang saat ini sedang saya baca judulnya Sunset Bersama Rosie,” papar Listia yang aktif di kegiatan desa maupun RT itu.

Tak hanya menggemari tulisan Tere Liye, mahasiswi berjilbab ini pun mengaku kepincut dengan novel-novel Ilana Tan, salah satu novelis kawakan Indonesia.
Tak hanya menggandrungi novel, perempuan yang aktif di ekskul jurnalistik sejak SMP dan SMA ini pun memiliki hobi menonton film.

“Saya suka film bergenre thriller dan misteri. Keluarga saya yang ‘meracuni’ saya dengan film-film itu,” imbuh Listia, yang ayahnya seorang pensiunan TNI AU ini.

Tak heran, film-film yang ia tonton pun berpengaruh terhadap karya tulisnya. “Makanya, cerita-cerita yang saya buat plot twist dan ada sisi gelapnya,” ujar Listi, yang berharap suatu saat ceritanya difilmkan.

Karya Selanjutnya dan Harapan

Selain bercita-cita menjadi psikolog, Listia pun ngebet menjadi penulis fiksi. Dia bercerita sudah memiliki lima cerita yang akan dijadikan novel.

“Untuk tahun ini, saya ingin menulis 1 naskah dulu, sisanya ditabung dulu. Semoga lancar,” tambah Listia.

Tak hanya itu, ia ingin menerbitkan buku dalam bentuk digital. Alasannya, dari segi harga terjangkau, praktis, dan biar lebih banyak orang yang baca.

Terakhir, dia berpesan, terutama kepada mereka yang hobi menulis. “Jangan takut mencoba. Jangan takut ceritamu nggak bagus. Menulislah! Sebab, cerita yang bagus adalah cerita yang selesai dibuat,” tutupnya.

Sampai saat ini, Listia sudah menelurkan 3 karya: 1 novel dan 2 antologi cerpen. (Firman Katon/Cecep/AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini