Ibrah Kehidupan #215: Timur Lenk. Fakta Keperkasaan si Jendral Pincang (-3)

0
119

KLIKMU CO-

Oleh: Kyai Mahsun Djayadi*

Siapapun ahli sejarah mengakui keperkasaan Timur Lenk sang penguasa dinasti Timurid di Asia Tengah. Seorang pemimpin yang juga panglima perang, dan penyuka dunia seni yang menyentuh kelembutan hatinya.

Hampir di sepanjang sejarah kekuasaannya memang dipenuhi dengan upaya perluasan wilayah kekuasaan Islam baik ke barat maupun ke timur.Berikut fakta kehebatan dan kepahlawanan Timur Lenk :

Pertama, Timur Lenk masih punya garis Keturunan Kaisar Mongol, Genghis Khan.Timur Lenk atau Tamerlane lahir pada tahun 1336 di dekat Uzbekistan. Ayahnya, Taragay, adalah kepala suku Barlas yang merupakan campuran keturunan Mongol dan Turki. Timur Lenk mengaku bahwa ia adalah keturunan Genghis Khan dari garis keturunan ibu.

Kedua, Dari anak seorang Kepala Suku Menjadi Kaisar dengan Wilayah yang Membentang luas di Asia. Sama seperti Genghis Khan, Timur Lenk juga awalnya hanyalah seorang anak kepala suku kecil biasa. Tapi, dengan kecerdasan, kemampuan militer, dan kepribadiannya yang keras, Timur Lenk mampu menaklukan kekaisaran yang membentang dari Russia hingga India, dari Laut Mediterania hingga Mongolia.

Ketiga, Timur Lenk menghabiskan 35 tahun masa kepemimpinannya dengan melakukan ekspedisi dan perluasan wilayah. Dari yang awalnya hanya menguasai Transoxiana, ia kemudian menaklukan wilayah Asia Tengah lainnya. Bahkan ia juga menaklukkan Russia pada tahun 1380, Herat pada tahun 1383, serta Persia pada tahun 1385. Penguasa dinasti Timurid ini juga menaklukan Iraq, Azerbaijan, Armenia, Mesoptamia, Georgia, India, Suriah, hingga Turki.

Keempat, Timur Lenk Menjadi Sosok yang Dikagumi Sekaligus Dibenci. Timur Lenk menjadi sosok yang kompleks di dunia. Bangsa Eropa menyanjungnya karena berhasil mengalahkan Ottoman Turki yang saat itu sedang menyerang Eropa Timur. Kota-kota di Asia Tengah juga berkembang di bawah kepemimpinannya dan ia dianggap sebagai pemersatu negara-negara Islam yang belum pernah bisa dicapai oleh raja-raja sebelumnya.
Meski begitu, beberapa negara Eropa lain juga menganggapnya sebagai ancaman. Apalagi ia memiliki ambisi yang begitu besar untuk terus memperluas wilayahnya. Kota lain seperti Baghdad, Damaskus, Delhi, Georgia, Persia, dan kota-kota Arab serta India lainnya justru membencinya dan dianggap sebagai orang yang kejam.

Kelima, Makamnya Mengandung Kutukan. Makam Timur Lenk terletak di Sammarkand, Uzbekistan. Pada tahun 1941 Joseph Stalin memerintahkan untuk membuka makam tersebut. Ternyata, di dalam makam terdapat tulisan, “Ketika aku bangkit dari kematian, dunia akan bergetar” dan, “Siapapun yang mengganggu makamku akan ada seorang penjajah yang lebih mengerikan daripada aku”.

Meski begitu, makam tetap dibongkar dan mayatnya dikirim ke Moskow. Tepat 2 hari kemudian, Nazi Jerman ternyata menyerang Uni Soviet pada 22 Juni 1941.Setelah beberapa kali mengalami kekalahan, Stalin akhirnya memerintahkan Timur Lenk dikembalikan ke makamnya dengan upacara penguburan secara Islam.

Ketika Timur sudah kembali ke makamnya, Jerman akhirnya menyerah dan Uni Soviet memenangkan pertempuran.

IBRAH DARI KISAH INI :

Fakta menyebutkan bahwa seorang Timur Lenk, seorang jendral pincang, yang awalnya hanya seorang anak dari kepala suku, dan juga punya masa lalu yang kurang cerah, di kemudian hari menjadi seorang pemimpin, panglima perang, dan pendiri dinasti Timurid di Kawasan Asia Tengah.

Kekuasaannya meluas ke barat dan timur, sampai memasuki wilayah yang belum pernah dijamah oleh manusia. Aselama invasi yang dilakukannya untuk pengembangan dakwah Islam dia selalu membawa serta ulama, guru, seniman, dan para arsitek, sehingga jejak peninggalannya di berbagai daerah yang ditaklukannya selalu bernuansa keislaman dan citarasa seni yang tinggi.

Hingga kini, pendapat tentang Timur Lenk masih beragam. Ada yang menyanjungnya, tapi di sisi lain ada juga yang membencinya. Bagi Sebagian yang menyanjungnya mereka menyaksikan fakta bahwa Timur Lenk sebagai seorang muslim sejati, dan invasi yang dilakukan adalah dalam rangka perluasan wilayah dan dakwah Islam.

Bagi yang membencinya, mereka menganggap bahwa Timur Lenk dikesankan sebagai pemimpin yang kejam, lantaran dalam setiap invasi yang dilakukan pasti menelan korban nyawa yang tidak sedikit.

Terlepas dari pro dan kontra penilaian terhadap Timur Lenk, yang jelas kecerdasan, kekuatan, keperkasaan, ketaatan beragama, jiwa seni yang lembut, telah menghiasi diri pribadinya. Setiap invasi ke berbagai wilayah selalu sukses. Jejak peninggalannya-pun bisa disaksikan sampai sekarang sebagai fakta yang ikut menjadi sumbangsih peradaban Islam dunia.
Wallahu a’lamu Bis-shawab.

*Ketua DPD PAN Surabaya

Berita sebelumyaKhutbah Jum’at #55: Lupa Penyebab Kesempitan Hidup
Berita berikutnyaUMM-Bank Muamalat Teken Kerja Sama di Momen Wisuda
Ferry Yudi AS. Asli arek Suroboyo, gemar berpetualang dan mencari hal hal yang baru dan penuh tantangan. Pria yang suka makan sate dan gule ini selain menjadi Wapemred KLIKMU CO- juga sebagai Ketua Majelis pelayanan sosial Muhammadiyah Surabaya, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, Ketua Ranting Muhammadiyah Jajartunggal, Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung, Direktur KLIK JODOH MU dan juga Founder sekaligus Owner dari MUST B TRAINING

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here