Jika Ketemu Pemudik Nekat, Petugas Janji Bersikap Tegas tapi Humanis

0
190
Petugas saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2021. (Humas Polri)

KLIKMU.CO – “Kami sampaikan bahwa dalam rangka melakukan pengendalian, lakukan dengan tegas bahwa wibawa TNI-Polri di lapangan harus tetap dijaga, tapi dilakukan dengan humble dan humanis.”

Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melepas tim Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Operasi Ketupat 2021 dalam rangka peniadaan mudik Lebaran.

Menurut Menkes, sinergisitas antarinstansi diperlukan demi mengelola mobilitas masyarakat di masa peniadaan mudik Lebaran 2021. “Saya percaya bahwa kita bisa melakukan dengan kebersamaan. Semoga Allah memberikan jalan agar operasi berjalan dengan baik,” ucap Budi.

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut Operasi Ketupat 2021 ini berbeda karena kebijakan pemerintah terkait keputusan peniadaan mudik mulai 6-17 Mei 2021.

“Hari ini kita melihat kesiapan ops ini kita gelar, dengan langkah preventif yang tepat. Ops ketupat ini kemanusiaan dengan tindakan preventif dan humanis,” ucap Irjen Pol Istiono.

Kakorlantas mengatakan, untuk mendukung Operasi Ketupat 2021, sebanyak 381 titik penyekatan disiapkan jajaran Polri yang tersebar dari Sumatera hingga Bali. Tujuan penyekatan ini adalah mengendalikan mobilisasi masyarakat untuk menekan persebaran Covid-19.

“Kesiapan personel dan prasarananya untuk mendukung kebijakan peniadaan mudik sudah matang. Kami mengimbau masyarakat tidak mudik demi memutus rantai persebaran Covid-19 di Indonesia,” tegasnya.

Bus Boleh Beroperasi

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan mengizinkan beberapa bus untuk tetap beroperasi selama larangan mudik Lebaran. Akan tetapi, angkutan hanya digunakan untuk mengangkut masyarakat atau golongan dalam kategori pengecualian yang boleh bepergian ke luar kota seperti kepantingan kerja.

Namun, ada kebijakan sopir untuk memasang stiker khusus di bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antar jemput antarprovinsi (AJAP) yang bakal beroperasi pada masa larangan mudik Lebaran.

“Pemerintah menyediakan kuota khusus bagi PO bus dan dapat diajukan via online secara gratis.  Stiker khusus itu akan mempermudah monitoring petugas di lapangan.

Hadir dalam apel gelar pasukan ini Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Wakapolda Polda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, serta jajaran instansi terkait seperti TNI, Jasa Marga, Jasa Raharja, dan Kementerian Perhubungan. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here