Juara Tahfizh Lagi, Siswa Sekolahnya Para Pemimpin Ingin Jadi Presiden

0
433
Satriyo (sebelah kanan) berpose dengan ust Jumardi (tengah) pembina tahfizh dan Sabila (kiri) siswa Takhassus. (Musa Musthafa/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Satriyo kini semakin terkenal. Pasalnya, peserta didik kelas 7 Al Hafizh Sekolahnya Para Pemimpin SMP Muhammadiyah 7 Surabaya ini sering menang saat mengikuti lomba tahfizh tingkat kota maupun Provinsi Jawa Timur.

Awal meniti cita-cita, remaja berusia 13 tahun ini punya cita-cita yang mulia ingin menjadi guru yang hafizh Al-Qur’an. Namun, karena niat mulianya ingin membumikan Al-Qur’an di Indonesia, dia mengaku ingin menjadi Presiden Republik Indonesia di masa mendatang.

Nah, Selasa (21/6/2022) lalu Satriyo kembali meraih juara pada lomba tahfizh yang diselenggarakan oleh SMA Al Irsyad Surabaya. Prestasi yang diperoleh Satriyo kali ini adalah juara 3 tingkat Kota Surabaya.  Meski dalam kondisi kurang fit karena serangan influenza, Satriyo masih bisa tampil prima dengan menyisihkan kurang lebih 30 peserta yang ikut dari berbagai SMP Negeri dan Swasta di Surabaya.

Bertambah lagi daftar prestasi Satriyo kali ini. Belum sempat diberitakan oleh media internal sekolah, Satriyo pada Rabu (22/6/2022) sudah bertambah lagi prestasi. Yakni juara I Tapak Suci fighter tingkat Jawa Timur yang diadakan oleh Smamda Sidoarjo.

Berikut rentetan tujuh prestasi yang pernah disabet Satriyo, remaja kelas 7 Al Hafizh, selama bersekolah di SMP Muhammadiyah 7 Surabaya.

  1. Juara 1 tahfizh tingkat Jawa Timur di SMA Muhammadiyah 9 Surabaya
  2. Juara harapan 6 tahfizh Se-Jawa Timur yang diselenggarakan di Masjid Ahmad Dahlan (Bunder-Gresik)
  3. Juara 3 tahfizh tingkat Muhammadiyah Surabaya (bersaing dengan siswa SMA/SMK)
  4. Juara 1 panahan tingkat Gerbangkertasusila
  5. Juara 3 Tapak Suci tingkat Jawa Timur di Banyuwangi
  6. Juara 3 tahfizh tingkat Kota Suarabaya penyelenggara SMA Al Irsyad Surabaya
  7. Juara I Tapak Suci fighter di Smamda Sidoarjo

Terkait dengan prestasi anak didiknya, Kepala SMP Muhamadiyah 7 Surabaya Imam Sapari menuturkan, Satriyo ini memang gigih. Ia punya cita-cita yang tinggi, yakni sebagai hafizh Qur’an dan guru.

“Namun, kemarin menuturkan ke saya karena termotivasi oleh tausiahnya Kiai Saad Ibrahim, ia ingin jadi presiden. Namun bukan presiden Amerika, tapi presiden Indonesia,” ujarnya kepada KLIKMU.CO.

“Satriyo memang anak yatim sejak usia 12 tahun. Namun kemampuan dan kepercayaan diri yang dimilikinya membentuk ia menjadi pribadi yang lebih dewasa dibanding dengan remaja seusianya,” imbuh pria yang karib disapa Gus Imsap itu. (Musa Musthafa/AS)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here