Kata Waketum Partai Ummat Usai Dua Pengurusnya Mundur

0
738
Logo Partai Ummat. (Istimewa)

KLIKMU.CO –  Gelombang eksodus kader Partai Ummat makin nyata. Setelah Agung Mozin pada Agustus 2021, diikuti oleh Neno Warisman beberapa hari lalu, banyak individu yang memutuskan untuk tak lagi berada di partai besutan Amien Rais tersebut.

Nah, mundurnya Neno Warisman dan Agung Mozin dari kepengurusan inti maupun sebagai kader Partai Ummat mengungkap fakta adanya keretakan dini di partai besutan Amien Rais tersebut.

Menurut Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Ummat Nazaruddin, saat ini terjadi dualisme kepemimpinan di sejumlah daerah yang berdampak pada konflik di kalangan elite partai tersebut. “Ada beberapa hal yang menjadi latar belakang pilihan kedua kader utama Partai Ummat tersebut mundur,” kata Nazaruddin, Rabu (6/10/2021), dikutip dari Detik.

“Ada hal-hal yang itu mungkin tidak sesuai dengan ekspektasi dirinya begitu. Nah, yang saya maksud ekspektasi ini bukan sesuatu yang sifat idealisme atau ideologis, tapi adalah dirinya begitu,” lanjut dia.

faktor kedua, menurut eks ketua PAN DIY itu, saat ini memang terjadi dualisme kepengurusan Partai Ummat di beberapa daerah. “Di beberapa daerah itu memang terjadi dualisme kepengurusan. Kemudian kalau ada mundur, geserm dan sebagainya itu bagian dari upaya penyelesaian dualisme-dualisme itu,” kata Nazaruddin.

Faktor ketiga, lanjut Nazaruddin, adalah sebab yang alami: kader partai yang ditunjuk di posisi tertentu sudah tidak bisa aktif lagi karena tidak punya waktu. “Nah itu kan kemudian sebagian ada yang mengundurkan diri dan sebagian ada yang digantikan oleh yang lain,” sebutnya.

“Tetapi, saya kira yang terjadi itu seperti itu dan itu jumlahnya tidak banyak,” lanjut Narazuddin.

Neno Warisman misalnya. Alktivis 212 itu mundur dari Partai Umat karena alasan ingin fokus mengurus anak. “Kita sudah menerima surat pengunduran diri dari Bunda Neno dengan alasan beliau ingin fokus mengurus putri beliau di Turki. Khawatir tidak bisa aktif maksimal di Partai Ummat,” kata Ansufri Idrus Sambo, sekretaris Majelis Syuro Partai Ummat, Sabtu (2/10/2021).

Dia menerangkan, surat pengunduran diri Neno pun  diajukan langsung ke Ketua Majelis Syuro Amien Rais dan telah diterima oleh pihaknya.

Kemudian, Mozin mengundurkan diri dengan menulis surat seperti halnya berikut:

“Atas nama pribadi yang diamanahkan sebagai Wakil Ketua Umum Partai Ummat, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan tak terhingga kepada segenap pihak, khususnya para sahabat pengurus, anggota, dan simpatisan Partai Ummat, yang telah bekerja keras hingga terbitnya Pengesahan Badan Hukum Partai Ummat tersebut. Teriring doa Allah SWT memberkahi ikhtiar dan ibadah kita, aamiin.” (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here