Kepastian Haji Diumumkan Siang Ini, Muhammadiyah: Sebaiknya Tahun Ini Tidak Memberangkatkan

0
325
Umat muslim melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Makkah, Arab Saudi (2/8/2020). (Foto AFP)

KLIKMU.CO – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bersama Komisi VIII DPR memutuskan penyelenggaraan haji 2021 akan diumumkan secara resmi pada hari ini, Kamis (3/6/2021). Keputusan ini diambil setelah menggelar rapat tertutup sekitar 1,5 jam bersama DPR pada Rabu, (2/6/2021).

“Komisi VIII DPR bersama dengan Kemenag sudah bicara mendiskusikan pelaksanaan ibadah mulai A sampai Z, kami berkesimpulan akan diumumkan secara resmi hari ini, sekitar pukul 1 siang di Kantor Kemenag,” kata Menag di Kompleks Parlemen Senayan.

Politikus PKB ini meminta agar keputusan ini dapat dipahami semua pihak. Sebab, ia mengaku perlu mempersiapkan segala sesuatunya sebelum diumumkan kepada publik. “Mohon dipahami, sabar sebentar. Assobru jamil, orang sabar, bagus, cantik. Besok kita akan sampaikan kepada publik, sabar sedikit kan harus ditata, harus benar,” ujar Yaqut.

Sementara itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menyarankan sebaiknya pemerintah tidak memberangkatkan ibadah haji pada tahun ini. Pasalnya memberangkatkan haji di masa pandemi Covid-19 memiliki risiko yang sangat besar.

“Sebaiknya tahun ini pemerintah tidak memberangkatkan haji. Risikonya sangat besar, baik dari sisi kesehatan maupun penyelenggaraan,” kata Abdul Mu’ti.

Menurutnya, jika tidak memberangkatkan haji, pemerintah tidak melanggar Syariat dan UU Haji. Sebab, secara syariat haji dapat dilaksanakan apabila perjalanan dan pelaksanaan aman. “Sesuai UU Haji, penyelenggaraan haji juga disyaratkan adanya jaminan keamanan, keselamatan, dan ketertiban,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap umat Islam memahami apabila pemerintah tidak memberangkat haji tahun ini. Makanya, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, sosialisasi harus dilakukan oleh pemerintah dan organisasi masyarakat (ormas) Islam.

“Umat Islam sebaiknya memahami kondisi yang belum aman. Di dalam ajaran Islam, menjaga keselamatan jauh lebih utama dan hendaknya lebih diutamakan,” pungkasnya. (RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here