Kerja Kemanusiaan Sering Dinilai Sinis, Warga Muhammadiyah Diminta Tak Ambil Pusing

0
179
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti. (Pribadi/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Awal Agustus 2021, Muhammadiyah viral setelah Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti tak sengaja mengungkapkan ke publik bahwa di masa pandemi Muhammadiyah telah mengucurkan dana lebih dari 1 Triliun beserta 75 ribu relawan.

Akibatnya, tanggapan terhadap berita itu beragam. Selain apresiasi, tak jarang sinisme ditujukan secara langsung atau tersirat kepada aksi konstruktif Muhammadiyah.

“Ketika pemberitaan donasi Muhammadiyah yang 1 Triliun itu menjadi viral di media, ternyata tidak semua orang hepi, tidak semua orang mengapresiasi dengan apa yang dilakukan oleh Muhammadiyah,” kata Abdul Mu’ti, Rabu (25/8/2021).

Dalam Dalam program Kolak Tvmu, Abdul Mu’ti menyitir dua jenis sinisme terhadap aksi Muhammadiyah. Pertama adalah argumen yang meragukan laporan 1 Triliun itu dengan pengalamannya berobat ke klinik Muhammadiyah dan kedua adalah argumen meremehkan dengan menganggap aksi seperti itu adalah biasa dan tidak perlu dipublikasikan.

“Dan kemudian di akhir kalimat itu dia bilang nyumbang itu tidak perlu koar-koar, cukup kita laksanakan saja. Ini hampir sama ketika sebelumnya Muhammadiyah menghimpun dana untuk masyarakat Palestina dalam jumlah yang sangat besar, ada yang mengkritik yang jauh-jauh dibantu, kok yang dekat tidak dibantu,” kenang Mu’ti.

Meski sinisme itu menusuk hati, Abdul Mu’ti mengajak warga Muhammadiyah tidak menghiraukannya. Sebab menurutnya Muhammadiyah sejak masa Kiai Ahmad Dahlan telah terbiasa berbuat baik kepada siapapun tanpa ada niat yang bersifat duniawi.

“Tapi dengan adanya berbagai macam kritik itu kita bisa menunjukkan betapa sesungguhnya Muhammadiyah ini mengamalkan Alquran dan berderma itu bukan dalam rangka mencari sensasi, bukan dalam rangka bargaining politik apalagi bargaining kekuasaan,” tuturnya.

“Muhammadiyah melaksanakan semuanya ini semata-mata karena panggilan iman, semata-mata karena mengamalkan apa yang diturunkan di dalam Alquran bahwa ciri dari kaum beriman, ciri dari hamba Allah yang mutaqin adalah hamba Allah yang berderma dalam keadaan suka maupun dalam keadaaan duka. Dan inilah menurut saya bukti nyata bagaimana warga Muhammadiyah mengamalkan itu,” kata Mu’ti. (RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here