Ketika Ketua DPD PAN Surabaya, Jadi Imam Shalat di Reses Ning Jeje

0
71
Foto Ning Jeje diambil oleh Rusi

KLIKMU.CO Wiyung. Senin 25 Oktober 2021. Lantunan surat Al A’la dibaca oleh Imam shalat Isya’ terdengar merdu dan menenangkan, yang menjadi imam shalat berjamaah di masjid At Taqwa PRM Jajartunggal bukan sembarang orang beliau adalah Kyai Mahsun Djayadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai Amanat Nasional ( PAN) Surabaya

Kehadirannya beliau di Masjid At Taqwa Pimpinan Ranting Muhammadiyah Jajartunggal Kecamatan Wiyung adalah rangka mendampingi reses anggota dewan DPRD Kota Surabaya yakni Juliana Eva Wati atau yang akrab disapa Ning Jeje

Acara reses tahun anggaran 2021 ini dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di sekitar wilayah kecamatan Wiyung, tampak dalam pantauan kontributor KLIKMU CO- Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung Drs.Ranu Wasisto, Ketua Senopati Cut Amirullah, Bu Nyai Shohifah, Bu Nyai Jono Sesepuh Aisyiyah Wiyung dan Hidayat,ST Sekretaris MKKS kota Surabaya

Dalam kesempatan tersebut Pak Ranu Ketua Muhammadiyah Wiyung menyampaikan dalam sambutannya

“Alhamdulillah, kami dikunjungi oleh anggota dewan, sudah lama sekali kami ini tidak disapa oleh anggota dewan, terima kasih kami sampaikan kepada Kyai Mahsun Djayadi dan Ning Jeje yang telah mengagendakan acara silaturahim ini, semoga penuh masukan dan kebermanfaatan”, ujarnya penuh semangt

Lebih lanjut beliau menambahkan

“Kami ini ingin ada pemberdayaan masyarakat yang real, kami tidak muluk muluk kami hanya ingin akses, akses pelatihan, akses pembiayaan dan akses pemberdayaan”, imbuhnya

Lain lagi dengan Pak Hidayat sekretaris MKKS Kota Surabaya dan Pak Sholikin kepala SD Muhammadiyah 15 Wiyung yang kompak menyinggung masalah pendidikan

“Keberadaan sekolah Negeri yang terus tumbuh membuat sekolah swasta semakin kembang kempis, karena banyak lari ke sekolah negeri karena faktor biaya yang free, mohon kebijakan dari pihak dinas agar memikirkan hal tersebut, karena kami juga turut serta mencerdaskan anak bangsa”, ujarnya tegas

Masukan dan usulan dari para peserta reses ditanggapi dengan bijak oleh Ning Jeje, meski baru berusia 28 tahun kematangan emosional dalam merespon aspirasi masyarakat membuat suasana semakin gayeng

“Alhamdulillah, terima kasih bapak ibu atas masukan dan kritiknya, dengan adanya resea ini kami bisa memilah dan menemukan beberapa informasi yang bisa kami jadikan acuan untuk usulan program kepada pemerintah kota, khususnya yang sesuai dengan komisi yang saya pegang pegang yakni komisi B dimana meliputi mengenai kesehatan, kesejahteraan masyarakat, kepemudaan dan perempuan”,ujarnya

Lebih lanjut wanita yang mantan Ning Surabaya ini menambahkan

“Pertemuan malam ini bukan yang pertama dan terakhir, pak ranu kedepan jika ada akses untuk pemberdayaan dan pelatihan umkm akan segera saya informasikan, juga terkait masalah keberadaan sekolah negeri coba nanti akan komunikasikan dengan pihak terkait”, pungkasnya tegas. (Den Peyi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here