Khutbah Idul Fitri 1442 H #1: Mengasah Ketajaman Nilai Spiritual Agama dalam Rangka Menyehatkan Ruhaniah dan Kehalusan Jiwa

0
124
Foto diambil dari mudipat.co

KLIKMU.CO

Oleh: Mahsun Djayadi*

 

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى جَعَلَ هَذَا الْيَوْمَ عِـيْدًا لِـعِبَادِهِ الْمُـؤْمِـنِـين ,

وَمِـنْ سَائِرِ عُـبُودِيَّـتِـهِمْ فِى شَـهْـرِ رَمَضَان جَـعَـلَهُـمُ اللهُ مِـنَ الْـمُـتَّـقِـين ,

وَالَّـذِى شَـرَعَ لَـنَـا بِـزَكَـاةِ الْـفِـطْـرِ طُهْـرَةً للـصَّائِمْ وطُـعْـمَـةً لِلْـمَـسَــاكِــين ,

اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ

عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللهِ : اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَ اللهِ

وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

اللهُ اَكْـبَـرْ اَللهُ اَكْـبَـرْ , وَللهِ الْحَمْـدُ

Kaum Muslimin dan muslimat rohimakumullah, di pagi yang indah ini alhamdulillah kita dipertemukan Allah swt, di tempat yang mulia ini dalam rangka melaksanakan salah satu syari’at Allah yakni shalat sunnah ‘Idul Fithri tahun1442 H, mudah-mudahan Allah menerima amal ibadah kita dan menggolongkan kita sebagai hamba-hambanya yang Muttaqiin, amin

Tanggal satu syawal pagi hari ini merupakan “titimangsa” , bukti bahwa kita telah melaksanakan ibadah puasa (shiyam) selama bulan Ramadhan dengan sempurna. Oleh sebab itu bagi jamaah yang karena udzur syar’i tidak berpuasa, jangan lupa nanti punya kewajiban mengqodlo. Atau membayar fidyah sesuai dengan jenis udzurnya.

اللهُ اَكْـبَـرْ اَللهُ اَكْـبَـرْ , وَللهِ الْحَمْـدُ

‘Idul Fithri tahun ini masih dalam suasana Pandemi covid-19, tentu kita masih prihatin, harus tetap menjaga protocol Kesehatan, harus pula sdar bahwa ini adalah cobaan dari Allah sehingga kita harus lebih mendekatkan diri kepada Allah swt.

Kalaupun pemerintah mengeluarkan aturan larangan mudik, tidak usah kita permasalahkan, kita tetap bisa merayakan idul fithri dari hati ke hati. Insyaallah kedaruratan ini  tidak akan lama, semoga pandemic cepat berlalu. Mari kita hindarkan diri dari hirup-pikuk saling mengejek dan saling polemic seputar pandemic covid-19, termasuk polemic soal vaksinasi, agar puasa kita tidak sia-sia.

Dengan semangat “idul Fithri tahun ini, marilah kita jadikan momentum mengasah kepekaan dan ketajaman nilai-nilai spiritual keberagamaan kita.  Dengan ketajaman nilai-nilai spiritual keberagamaan kita akan mengarah menuju kelembutan hati dan jiwa kita. Kelembutan hati dan jiwa adalah salah satu nilai tinggi dari akhlaqul karimah. Ibadah puasa telah mengajarkan kita tentang mengekang dan mengendalikan hawa nafsu, menghindari perkataan yang jorok, menyinggung perasaan dan menyakiti orang lain, juga melatih diri untuk hidup disiplin dan kejujuran serta menghilangkan dari sifat kepura-puraan.

اللهُ اَكْـبَـرْ اَللهُ اَكْـبَـرْ , وَللهِ الْحَمْـدُ

Allah swt mengingatkan kita dengan firmannya :

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (QS. Ali Imron : 159).

Dalam satu Riwayat juga dijelaskan :

عن عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْج النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ قال رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي الأَمْرِ كُلِّهِ ,رواه البخاري

Dari ‘Aisyah, Radhiyallahu ‘anha berkata. Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah mencintai kelembutan dalam segala hal,” (Hadits Riwayat Bukhari no.6024).

Dalam hadits lain, juga dijelaskan,

عَنْ جَرِيرٍ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ يُحْرَمِ الرِّفْقَ ، يُحْرَمِ الْخَيْرَ

Dari Jarir bahwa Nabi saw bersabda. “Barangsiapa yang terhalangi dari kelembutan, maka dia akan terhalangi dari kebaikan,” (Hadits Riwayat Muslim no.2592).

اللهُ اَكْـبَـرْ اَللهُ اَكْـبَـرْ , وَللهِ الْحَمْـدُ

Ali bin Abi Thalib dikenal sebagai pribadi yang saleh dan adil. Sosoknya menjadi panutan hingga saat ini. Kata mutiara Ali bin Abi Thalib tentang kehidupan bisa memberi sedikit gambaran tentang nilai-nilai spiritualitas Ali bin Abi Thalib. Kata mutiara Ali bin Abi Thalib tentang kehidupan memberi pelajaran bermakna bagi semua orang. Kata mutiara Ali bin Abi Thalib tentang kehidupan dijadikan motivasi untuk menjalani hidup di dunia. Antara lain sebagai berikut :

Janganlah engkau mengucapkan perkataan yang engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya kepadamu. Lidah orang yang berakal berada di belakang hatinya, sedangkan hati orang bodoh berada di belakang lidahnya.

  1. Kemarahan dimulai dengan kegilaan dan berakhir dengan penyesalan. Kesalahan terburuk kita, adalah ketertarikan kita pada kesalahan orang lain.
  2. Kejujuran adalah hal paling berharga. Orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal: kepercayaan, cinta dan rasa hormat.
  3. Kenali kebenaran, maka kamu akan tahu orang-orang yang benar. Benar Tidak diukur oleh orang-orangnya, tetapi manusia diukur oleh kebenaran. Jangan pernah membuat keputusan dalam kemarahan dan jangan pernah membuat janji dalam kebahagiaan.
  4. Barangsiapa menyalakan api fitnah, maka dia sendiri yang akan menjadi bahan bakarnya.
  5. Jadilah orang yang dermawan tapi jangan menjadi pemboros. Jadilah orang yang hidup sederhana, tetapi jangan menjadi orang yang kikir.

اللهُ اَكْـبَـرْ اَللهُ اَكْـبَـرْ , وَللهِ الْحَمْـدُ

Demikianlah yang bisa saya sampaikan dalam khutbah ini, Untuk mengakhiri khutbah ini, marilah kita berdo’a kepada Allah semoga apa yang kita mohonkan dikabulkan Allah swt :

اْلحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ , لَهُ تَعْظِيْمًا لِشَأْنِهِ

وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَانِهِ اللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا.

اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ

اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْن ,

اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ، وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ، وَجَنِّبْنَا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا، وَأَبْصَارِنَا، وَقُلُوبِنَا، وَأَزْوَاجِنَا، وَذُرِّيَّاتِنَا، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ،

اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ أَعْمَلَنَا فِي رَمَضَانَ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ أَعْمَلَنَا فِي رَمَضَانَ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ أَعْمَلَنَا فِي رَمَضَانَ

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُم تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُم  تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُم

عِيْدُكُمْ مُبَارَكٌ وَعَسَاكُمْ مِنَ العَائِدِيْنَ وَالفَائِزِيْنَ

كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ

وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

 

 

—o0o—

 

*Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya

Berita sebelumyaKhutbah Shalat Ied 1442 H 2#: Etika Berhari Raya Idul Fitri
Berita berikutnyaICW Desak Dewan Pengawas Periksa Ketua KPK
Ferry Yudi AS. Asli arek Suroboyo, gemar berpetualang dan mencari hal hal yang baru dan penuh tantangan. Pria yang suka makan sate dan gule ini selain menjadi Wapemred KLIKMU CO- juga sebagai Ketua Majelis pelayanan sosial Muhammadiyah Surabaya, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, Ketua Ranting Muhammadiyah Jajartunggal, Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung, Direktur KLIK JODOH MU dan juga Founder sekaligus Owner dari MUST B TRAINING

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here