Khutbah Jum’at #82: Cinta Dunia dalam Pandangan Islam

0
368
Ilustrasi dosa

KLIKMU CO-
Oleh: Moh Helman Sueb*

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.
يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمً،ا أَمّا بَعْدُ
فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّار

Hadirin sidang jum’at yang berbahagia !
Alhamdulillah , kita adalah manusia hebat, sebab kita masih dapat ke Rumah Allah Subhaanahu wa Ta’ala, untuk menunaikan shalat jum’at di masjid yang membahagiakan ini. Apalagi hari ini kita masih berada pada bulan Ramadsan sepuluh hari yang terakhir, semoga amal kita diterima Allah Subhaanahu wa Ta’ala.
. Marilah kita tingkatkan ketaqwaan kita kepada-Nya, yang memberikan berbagai macam nikmat yang telah kita rasakan. Tentulah pa yang kita lakukan akan mendapat balasan yang lebih baik dari amal yang kita lakukan.

Semoga shalawat dan salam tetap terlimpah kepada junjungan kita , Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi was sallam , yang telah memberikan suri tauladan dan sabda-sabdanya sehingga kita mantap memeluk agama Islam.

Hadirin yang berbahagia
Kesenangan dunia mempunyai daya tarik yang luar biasa. Betapa tidak ! semua orang pasti tergiur ingin mengejarnya , ingin punya istri, punya anak , menginginkan harta yang banyak, kendaraan , karena ini memang fitrah manusia sebagaimana tersebut dalam firman Allah Subhaanahu wa Ta’ala :
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاء وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللّهُ عِندَهُ حُسْنُ الْمَآبِ ﴿١٤﴾
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).”QS. Ali Imron : 14. `

Tidaklah heran , bila jabatan, pangkat dan profesi yang lain , tidak lepas dari sarana mencari kesenangan dan kebahagiaan dunia. Karenanya juga banyak manusia yang menyimpang dari aturan Allah Subhaanahu wa Ta’ala. Dan terjebak di dalam fatamorgana dunia yang menipu, sehingga apa yang dilakukan selalu bertentangan dengan apa yang dikehendaki-Nya.

Hadirin yang dirahmati Allah Subhaanahu wa Ta’ala !
Alangkah indahnya , agama Islam mengajarkan keseimbangan dalam kehidupan untuk menggapai anugrah – Nya untuk akhirat , namun tidak boleh lupa untuk mencari bekal untuk kehidupan dunia.Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman :
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ ﴿٧٧﴾
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (keni`matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” QS.Al-Qoshosh : 77

Sudah seharusnya kita sebagai orang yang beriman meluangkan waktu untuk menggapai anugrah Allah Subhaanahu wa Ta’ala untuk kebahagiaan akhirat . kita perbanyak shalat, shadaqoh ,membantu faqir miskin , memakmurkan masjid , menghidupkan majlis taklim dan sebagainya , sebagai bentuk rasa syukur dan ketaatan kita kepada – Nya,

Hadirin yang berbahagia ! Kita diingatkan Allah Subhaanahu wa Ta’ala agar menggapai anugrah-Nya untuk kepentingan di dunia. Namun hendaklah kita ingat ,bahwa .dalam kehidupan sehari-hari, kebanyakan orang , ketertarikan pada kesenangan dunia sangat tampak sekali . Berbagai macam carapun dilakukan untuk mendapatkannya , dan tidak sedikit mereka yang rela mengorbankan waktu untuk mencarinya, bahkan terkadang jadi korban dalam menggapai usaha itu. Bolehkah cinta dunia menggebu ! mencintai dunia dengan profesinya dengan penuh kesungguhan , keseriusan, serta memiliki semangat berlomba tinggi ,kemudian memperoleh anugrah Allah Subhaanahu wa Ta’ala , seperti kran yang sangat lancer, dan apa yang dilakukan sangat bermanfaat bagi sesama , dan tak lupa bersyukur kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala , serta tetap menjadikan akhirat sebagai prioritas utama .Maka cinta dunia yang seperti ini yang tidak dilarang. Sebaliknya jika dalam mencari anugrah itu tidak memperdulikan aturan-aturan Allah Subhaanahu wa Ta’ala, maka inilah cinta menggebu yang dilarang. Allah Subhaanahu wa Ta’ala , mengingatkan kita dalam firman-Nya
QS.Al-Baqarah : 168 :
يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُواْ مِمَّا فِي الأَرْضِ حَلاَلاً طَيِّباً وَلاَ تَتَّبِعُواْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ ﴿١٦٨﴾
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu”

Hadirin yang berbahagia !
Perintah Allah Subhaanahu wa Ta’ala luar biasa ! , berupa makan makanan yang halal lagi baik ! Di sini kita dapat memahami bahwa cara mencari makan kita harus secara baik dan halal.Karena itu tidak boleh dengan jalan korupsi, menipu atau cara lain yang haram , hanya untuk kepentingan perut belaka. Allah Subhaanahu wa Ta’ala, mempersilahkan kita makan apa-apa yang ada di atas bumi secara halal lagi baik. Larangan mengikuti langkah – langkah syaitan , berarti kita tidak boleh mencari makan dengan jalan haram .

Hadirin yang berbhagia !
Dunia adalah tempat singgah yang sementara, tetapi aktivutas kita di dunia akan membawa pengaruh ketika kita di akhirat. Oleh karena itu langkah yang tepat adalah memanfaatkan kesempatan di dunia ini, dengan menabur amalsholeh, dan tidak mudah tergoda kesenangan dunia yang menipu.

Semoga kita semua yang hadir di majlis yang penuh barokah ini, juga keluarga kita, selalu mendapatkan petunjuk dan perlindungan dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala, mampu menjalankan agama dengan penuh keikhlasan sehingga memperoleh pertolongan dan selalu bersyukur kepada-Nya di mana saja kita berada.
بَارَكَ ا للهُ لِيْ وَلَكُمْ فيِ االْقُرْأَ نِ ا لْعَظِيْمِ وَنَفعَنِيْ وَ إِ يَّا كُمْ بمَِا فِيْهِ مِنَ الَْْاَ يَاتِ و ذِكْر الحَْكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِ نَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ ا لْعَلِيْمُ

Khutbah Kedua
الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْد
Hadirin yang berbahagia !
Bulan Ramadsan benar-bnar akan meniggalkan kita, semoga amaliah –amaliah Ramadan yang kita lakukan, menjadikan diri kita lebih baik, dapat dapat berbuat istiqomah setelah bulan Ramaan dan seterusnya.

Orang yang baik , tentu senantiasa menjaga rasa syukur kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala , agar bertambah dekat dengan-Nya dan terjauh dari sifat sombong dan lalai dari menjalankan agama.Marilah kita memanjatkan do’a , agar mendapatlkan kemudahan dalam mengarungi samodra kehidupan dunia sebagai tempat menyiapkan bekala akhirat, dan tetap berada dalam pertolongan dan petunjuk-Nya.
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، ٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ .

*Pembina Pesantren Muhammadiyah Babat. Anggota Majlis PCM Babat – Lamongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here