LHKP Muhammadiyah Tuntut Ngabalin Minta Maaf secara Terbuka

0
340
Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin.(Kompas.com)

KLIKMU.CO – Muhammadiyah bersikap atas pernyataan kontroversial Ali Mochtar Ngabalin yang menghina Busyo Muqoddas dengan otak sungsang. Kali ini datang dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Yogyakarta.

Hal itu tertuang dalam Pernyataan Sikap Lembaga Hikmah dan Pengkajian Publik PWM DI Yogyakarta tentang Statemen Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin. LHKP PWM DI Yogyakarta menyayangkan pernyataan sembrono keluar dari mulut Ngabalin.

Karena itu, mereka meminta Ngabalin untuk mengklarifikasi dan menyampaikan maaf secara terbuka. Permohonan maaf itu disampaikan kepada Ayahanda Busyro Muqoddas selaku pimpinan Muhammadiyah maupun kepada keluarga besar Muhammadiyah yang telah terusik dan gerah dengan ngawur tuna-adab tersebut.

Di samping itu, LHKP PWM DI Yogyakarta juga mendesak Presiden Jokowi dan pimpinan Kantor Staf Presiden agar mampu mengontrol sekaligus mengevaluasi sepak terjang personel-personel di Kantor Staf Presiden.

“Agar mereka lebih beradab sebagai representasi lembaga maupun lingkar dekat presiden,” kata Ketua Lembaga Hikmah dan Pengkajian Publik PWM DI Yogyakarta Drs Abd. Samik Sandhi, Kamis (13/5/2021).

Pihaknya juga mengimbau kepada pejabat publik di Republik Indonesia agar bersikap terbuka, jujur, sekaligus tidak antikritik. Selain itu, seleras antara tutur kata dan tingkah laku serta senantiada berlandaskan pada keadaban publik dan akhlakuk karimah.

Terkait dengan polemik di KPK, pihaknya juga meminta kepada Presiden Jokowi serta para pimpinan negara untuk konsisten dalam janji-janji serta cita-cita antikorupsi. Hal itu harus direpresentasikan dalam laku dan kebijakan yang visioner.

“Negara harus segera bersikap atas polemik dalam kelembagaan KPK dengan mengusung kebijakan-kebijakan yang progresif. Merespons tuntutan denyut nadi aspirasi publik yang menghendaki langkah-langkah nyata dan konkret dalam pemberantasan korupsi di Indonesia,” tegas Samik Sandhi.

“Kami juga mengajak mendoakan bersama agar bangsa dan para pemimpin dibimbing Allah SWT untuk bisa tegak dan tegar dalam ikhtiar pemberantasan korupsi,” tandasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here