Mau Memperoleh Kebahagiaan Hidup? Ini 5 Prinsipnya

0
96
Ketua Lembaga Dakwah Khusus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Ustadz Habibullah Al Irsyad, MPdI menyampaikan tausyiah di Masjid Al Ikhlas Semampir. (Suratman/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Ketua Lembaga Dakwah Khusus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Ustadz Habibullah Al Irsyad, MPdI menyampaikan tausyiahnya dalam safari Subuh Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya di Masjid Al Ikhlas Jl Wonosari Wetan Baru X/30 Semampir Surabaya, Ahad (20/06/2021).

Pada kesempatan itu, Habibullah Al Irsyad mengatakan, hidup itu indah dan mudah. Sebagai kaum beriman, harus senantiasa bersyukur atas nikmat iman, islam dan nikmat sehat, sehingga pada pagi ini masih bisa hadir di masjid ini dalam kondisi yang bahagia.

“Allah menciptakan manusia hanya untuk beribadah kepada Allah, maka kemudian manusia memiliki impian dalam melaksanakan ibadah itu di tempat terbaik, yakni di Mekkah dan di Madinah,” kata Habibullah sambil menunjuk pada slide yang bergambar ka’bah.

Menurut dia, setiap manusia ingin melaksanakan ibadah dengan khusyuk, sehingga jiwa dan raganya tenang, bahagia dan tentram. “Namun saat ini kita tidak bisa beribadah di Mekkah maupun Madinah. Kalau kita lihat pada gambar dimana saat ini Mekkah sepi, tetapi di perhelatan sepak bola 2021 rame,” jelas Wakil Ketua PDPM Kota Surabaya itu.

Oleh karena itu, ia pun menjelaskan lima prinsip supaya manusia bisa memperoleh kebahagiaan dalam hidupnya.

Pertama, hidup berdasarkan tauhid. Hidup dijalankan sepenuhnya hanya untuk taat dan tunduk beribadah kepada Allah. “Meskipun banyak tantangan seperti apa yang masih dilaksanakan oleh masyarakat modern seperti sedekah bumi membuang sesaji di tempat kramat, mendatangi para wali yang dianggap kramat, sowan ke dukun, memandikan pusaka setiap jumat kliwon dan lainnya,” ucap dia.

Kedua, manusia harus hidup bermasyarakat. “Bisakah manusia hidup sendiri?” tanya dia kepada jamaah. “Tidak bisa,” jawab jamaah kompak. “Makanya, manusia hidup harus bermanfaat bagi orang lain, buat orang lain bahagia dengan kehadiran kita,” katanya lagi.

Ketiga, manusia harus memperjuangkan ajaran islam. “Dalam memperjuangkan ajaran islam ini butuh pengorbanan yang besar agar bisa membentuk pribadi yang unggul, hanya memilih islam bukan yang lain,” ujarnya.

Keempat, mengikuti pola hidup Nabi Muhammad Shallallaahu Alaihi Wasallam. “Sifat yang harus kita ikuti adalah semangat ibadah, semangat jihad, semangat berkorban, sabar dan ikhlas serta tawakkalnya kepada Allah Subhaanahuu Wata’ala,” imbuhnya.

Kelima, manusia harus berorganisasi. Dengan berorganisasi, maka akan lebih mudah dan ringan dalam menjalankan islam, berdakwah amar makruf nahi mungkar dan membangun strategi bagaimana islam tetap jaya di muka bumi ini.

“Maka kemudian kita jamaah harus bekerjasama dan bekerja bersama dalam rangka mewujudkan masyarakat islam yang sebenar-sebenarnya,” pungkas Ketua MPS PCM Kenjeran itu. (Suratmin/RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here