Menengok Kemeriahan Buka Bersama Mahasiswa Indonesia di Australia

0
141
Para mahasiswa yang tergabung dalam Jamaah Pengajian Illawara (JPI) usai buka puasa bersama. (Haidir Fitra Siagian/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Di Universitay of Wollongong, Australia, yang terletak sekitar 90 km ke arah selatan Kota Sydney, terdapat sejumlah mahasiswa yang berasal dari Indonesia dan tersebar di berbagai fakultas dan program studi. Tidak hanya yang mengambil program magister dan doktoral, namun terdapat pula mahasiswa program strata satu dan juga diploma.

Khusus mahasiswa yang beragama Islam, terdapat satu perkumpulan sosial yakni Jamaah Pengajian Illawara (JPI) yang juga diikuti oleh diaspora Indonesia, mereka ini sudah lama tinggal di kota ini. Sebagai perkumpulan non-formal, JPI memfasilitasi warga mahasiswa dan warga Indonesia dalam bidang keagamaan Islam seperti melaksanakan pengajian rutin, kegiatan sosial-kemanusiaan, belajar baca tulis Al Qur’an bagi anak-anak,  dan silaturahmi bersama.

Pada Bulan Suci Ramadan kali ini, diaspora Indonesia ikut melaksanakan buka puasa dan salat tarwih bersama dengan umat Islam lainnya di Masjid Omar Wollongong, dan juga di Mushalla MAWU yang terletak di kampus University of Wollongong.

Buka puasa Minggu (18/4/2021) kemarin di Masjid Omar Wollongong, nampak berbeda dari biasanya. Sebab, kali ini warga Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah atau panitia pelaksana penyedia dan pembagi buka puasa.

Sebagai panitia pelaksana, maka warga Indonesia yang tergabung dalam JPI ini memasak hidangan buka puasa dengan menu khas Indonesia. Para ibu-ibu menyiapkan makanan ringan dan minuman. Sedangkan bapak-bapak bekerja sama memasak nasi goreng khas Indonesia di dapur yang terletak di belakang Masjid Omar.

“Jadi, suasananya sangat ramai dan penuh dengan keakraban serta kekeluargaan,” kata Ketua JPI Saeful Akhmad Tauladani di sela-sela mengikuti acara buka bersama itu.

Ia menjelaskan buka bersama semacam ini sudah menjadi kegiatan tahunan yang dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, jamaah yang ikut buka puasa adalah para pelajar internasional dan umat Islam yang berdomisili di sekitar masjid.

Kala itu, ada sekitar 200 orang jamaah yang menghadiri buka bersama itu. Sebagian besar adalah mahasiswa internasional, terutama dari Asia Tenggara, Afrika Utara dan Timur Tengah yang kuliah di University of Wollongong.

Menurut Saeful, semua dana yang diperlukan untuk menyediakan buka puasa ini adalah urunan dari diaspora Indonesia. Disamping itu, terdapat pula beberapa warga Indonesia yang berpartisipasi menyediakan makanan khas Indonesia.

“Beberapa warga juga memberikan bakwan dan kue sus, serta minuman kotak produksi Indonesia yang didatangkan khusus dari toko Indonesia di Sydney, sungguh luar biasa,” pungkasnya. (Haidir Fitra Siagian/RF)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here