Momentum Milad Ke-56 KOKAM Bagikan Kaki Palsu

0
4504
Komandan KOKAM Jatim Al Muslimun. (Foto istimewa/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Jatim terus berkomitmen melaksanakan misi kemanusiaan. Kali ini, misi tersebut diwujudkan dalam aksi pemberian dan pemasangan kaki palsu untuk enam penyandang tuna daksa untuk warga Surabaya dan Sidoarjo.

Aksi ini dilakukan seiring peringatan Milad ke-56 KOKAM di Markas Wilayah Jatim, Ahad (3/10/2021). Dalam momentum tersebut, selain membagikan enam kaki palsu, KOKAM bekerja sama dengan APDL (Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia) juga memberikan 10 kaki brace untuk penyandang polio.

Komandan KOKAM Jatim Al Muslimun menjelaskan, Milad ke-56 KOKAM merupakan momentum untuk terus meneguhkan misi kemanusiaan. Selama ini, KOKAM telah aktif terlibat dalam penanganan Covid-19. Baik dalam pencegahan hingga penanganan jenazah korban Covid-19.

Lebih lanjut, dia mengatakan, misi kemanusiaan tersebut diperluas dengan menyapa para penyandang tuna daksa dan memberi mereka dukungan berupa kaki palsu.

“Semoga bantuan ini dapat memompa semangat mereka sehingga terus produktif dan semakin memudahkan dalam beribadah,” tutur pria yang biasa disapa Komandan Muslimun itu.

Aksi ini, lanjut dia, akan berlanjut dengan pembagian kaki brace untuk warga di 10 daerah di Jatim. Antara lain Surabaya, Sidoarjo, Lumajang, Jember, Pasuruan, Ngawi, Bojonegoro, Tulungagung, Magetan, dan Nganjuk. Masing-masing terdiri dari enam paket kaki palsu dan sepuluh paket brace untuk pasien polio.

“Kita akan keliling daerah untuk mengantarkan dan memberikan layanan pemasangan gratis ke penerima manfaat di daerah yang telah ditetapkan sebagai sasaran,” ujar Komandan Muslimun.

Dalam kesempatan itu, Komandan Muslimun juga berpesan agar anggota KOKAM tidak berhenti dalam berbuat baik. Hal ini seiring dengan semangat berlomba-lomba dalam kebaikan di Pemuda Muhammadiyah sebagai rumah besar KOKAM.

“Seluruh gerakan kemanusiaan dan kebencanaan merupakan misi KOKAM yang harus ditunaikan dengan penuh keikhlasan. Berbuat baik tidak perlu melihat siapa dan dari golongan mana,” tegas pria asal Pulau Bawean tersebut.

Siti Aisyah, salah satu penerima kaki palsu asal Desa Jabon Kabupaten Sidoarjo, mengaku senang dengan apa yang diterimanya. Dia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada KOKAM Jatim karena telah memberikan semangat baru dengan kaki palsu tersebut.

“Semoga kepeduliannya menghantarkan KOKAM menjadi lebih sukses, lebih besar manfaatnya bagi kelompok difabel. Kaki ini sangat bermanfaat bagi kami yang sudah lama kami nantikan,” tutur Siti dengan nada haru.

Begitu juga Anik asal Kedung Pengkol Gubeng, Surabaya. Dia mengungkapkan rasa syukurnya mendapatkan kaki palsu sampai meneteskan air mata. Dia mengalami tuna daksa karena harus menjalani amputasi kakinya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here