Musyran Serentak PCPM Krembangan, Ini Hasilnya

0
156
Proses pemilihan pimpinan secara e-voting dalam musyran serentak PCPM Krembangan. (Fernanda/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Pimpinna Cabang Pemud Muhammadiyah (PCPM) Krembangan menggelar musyawarah ranting (musyran). Musyran merupakan agenda yang digelar setiap pergantian pimpinan. Kegiatan kali ini dilakukan serentak dengan tema kegiatan “Bangkit dan Bangun”. Muhammadiyah tak henti-hentinya melakukan aktivitas dakwahnya baik dari segi sosial, pendidikan, agama, maupun kesehatan.

Musyawarah ranting serentak ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya (SMP Muven). Diikuti kurang lebih 35 peserta dari Ranting Morokrembangan, Bangunsari, Bandarejo, serta dihadiri oleh Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan, ketua masing-masing Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Morokrembangan, Bangunsari, dan Bandarejo.

Dalam sambutannya, Sekretaris PCM Krembangan M. Yusuf mengungkapkan, 15 tahun yang akan datang, para Pemuda Muhammadiyah-lah yang menjadi penerus perjuangan estafet Muhammadiyah Krembangan.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Krembangan Ahmad Mujaddid. “Peran Pemuda (Muhammadiyah) sangat dibutuhkan. Sebagai generasi penerus bapak-bapak PCM Krembangan, Pemuda harus selalu melakukan fastabiqul khoirot, yaitu berlomba-lomba dalam kebaikan dalam diri masing-masing,” paparnya.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan, terpilihlah masing-masing formatur, setelah itu masing-masing pimpinan melakukan rapat formatur untuk memulai pembentukan struktur organisasi masing-masing ranting.

Sementara itu, dari hasil musyawarah yang dilakukan masing-masing pimpinan, Fattanur Rosyid terpilih sebagai ketua PRPM Morokrembangan, Muhammad Shalallahudin Ayyubi ketua PRPM Bangunsari, dan Faizal Habibie jadi ketua PRPM Bandarejo.

Acara penutupan dihadiri dr Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah, Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kesehatan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Krembangan. Kedatangannya memberikan semangat dan motivasi untuk generasi penerusnya. Ini adalah salah satu bentuk kepercayaan dr Zuhro terhadap anak-anak muda.

“Kalian tahu besi tidak?” buka dr Zuhro. “Besi awal mula barang tidak berharga, tetapi besi jika ditempa, diberi perlakuan lebih, akan menjadi barang yang sangat bagus dan bernilai jual,” ujarnya.

Maka, besi pun akan bermanfaat untuk kehidupan. “Begitu pula kalian, ketika berproses di Pemuda Muhammadiyah kalian akan mendapatkan kritikan, amarah, dan perundungan dari orang lain. tetapi itu merupakan bentuk latihan mental kalian sebagai seorang kader persyarikatan Muhammadiyah. Ibarat kalian itu besi, diproses dengan hal-hal yang menyakitkan tenaga, bahkan pikiran kalian hanya untuk berkontribusi terhadap persyarikatan, sehingga besi tadi bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar, bisa mempunyai nilai yang lebih dan indah dilihat,” tutur dr Zuhro. (Fernanda/AS)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here