Ngaji Dino Iki 1602: Gaya Hidup Tak Ada Garis Finis

0
142
Dr Imam Syaukani MA, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya. (Dok pribadi/KLIKMU.CO)

Oleh: Dr Imam Syaukani MA
KLIKMU.CO

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

We have to realize this is a lifestyle and there’s no finish line.

(“Kita harus menyadari bahwa ini adalah gaya hidup sehingga tidak ada garis finisnya.”)

Gaya hidup sehat itu perlu ditanamkan dan dibiasakan. Tak cuma pada diri kita, ajak juga keluarga. Kelak karena alasan kesibukan ia sangat mungkin luntur. Diet berantakan, olahraga tak teratur.

Tenang, ini bukan perlombaan lari. Mulailah dengan mindset dan motivasi yang kuat.

Seorang kolega Tiongkok berkata:

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang bertanggung jawab terhadap tubuh kita.”

Allah pun berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ بِۢمَا كَسَبَتْ رَهِيْنَةٌ 

“Every soul, for what it has earned, will be retained”

Artinya:

“Setiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya.” (Al-Muddatsir: 38)

Tafsir Al-Muyassar menjelaskan:

“Setiap jiwa tergadai dan tergantung dengan apa yang diusahakannya, baik berupa kebaikan atau keburukan.”

Ayat ini bisa menjadi sumber motivasi yang bisa terus dinyalakan. Bila mampu menjaga tubuh kita, ini menjadi kebaikan, yang akan menghasilkan amal kebaikan lain, kesuksesan, kebahagiaan.

Biar ajal saja yang menjadi finish line-nya.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dari sahabatmu

Dr Imam Syaukani MA

Wakil Ketua PDM Surabaya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini