Ngaji Dino Iki 1734: Senandung Tangis Bahagia

0
8
Dr Imam Syaukani MA, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya. (Dok pribadi/KLIKMU.CO)

Oleh: Dr Imam Syaukani MA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

“Isn’t it amazing that crying in front of Allah swt can actually make you happy?”

(“Bukankah menakjubkan menangis di hadapan Allah swt benar-benar bisa membuat Anda bahagia?”)

Allah swt telah berfirman:

وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَاجْتَبَيْنَا إِذَا تُتْلَى عَلَيْهِمْ ءَايَاتُ الرَّحْمَنِ خَرُّوا سُجَّدًا وَبُكِيًّا

Whenever the Signs of (Allah) Most Gracious were rehearsed to them, they would fall down in prostrate adoration and in tears

Artinya:

“Dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.” (QS. Maryam: 58)

Syaikh Al-‘Utsaimin ra berkata:

“Menangis ketika membaca Al-Qur’an, saat sujud, begitu pula saat berdo’a adalah sifat orang-orang shalih.”

Suatu saat, setelah Rasulallah saw datang dari Isra’ dan Mi’raj, beliau barsabda:

لَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيلًا وَلَبَكَيْتُمْ كَثِيرًا

Sunan Ibnu Majah 4181: “Sekiranya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, sungguh kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.”

Tangisan seperti ini adalah bukti ketaqwaan kepada Allah swt, rasa takut atas dosa yang tidak diampuni, juga harapan turunnya pertolongan Allah swt.

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

O ye who believe! Seek help with patient Perseverance and Prayer: for Allah is with those who patiently persevere.

Artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.” (QS. Al-Baqarah: 153)

Ini merupakan kenikmatan yang menenangkan dan kesabaran yang meneduhkan.

Di lain waktu, Rasulallah saw juga bersabda:

ابْكُوا فَإِنْ لَمْ تَبْكُوا فَتَبَاكَوْا

Sunan Ibnu Majah 4186: “Menangislah kalian, jika tidak bisa menangis maka berusalah untuk menangis.”

Setelahnya hati akan menjadi lapang. Hati yang mengenal Dzat Allah Yang Maha Kuasa dan Pengatur urusan makhluk-Nya.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dari sahabatmu
Dr Imam Syaukani MA
Wakil Ketua PDM Surabaya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini