Ngaji Dino Iki #893: Semangat Perubahan

0
98
Liputan6.com

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA

“Worshiping in times of slander is like Hijrah to Me”
(“Beribadah di kala fitnah berkecamuk laksana berhijrah kepadaku.”)

Zaman yang penuh fitnah, kekacauan dan kelalaian adalah masa-masa yang membutuhkan kesiapsiagaan pada diri setiap insan.

Setiap muslim harus berjuang mempertahankan keimanan dan keikhlasan yang ada di dalam dirinya. Berhijrahlah kepada ajaran Nabi Muhammad saw.

Dunia memang amat menawan, namun takkan berguna kelak.
Allah swt menegaskan:

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ–إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

The Day whereon neither wealth nor sons will avail — “But only he (will prosper) that brings to Allah a sound heart.

Artinya: “Pada hari (kiamat) harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali bagi orang yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat.” (QS. asy-Syu’ara’: 88-89)

Rasulullah saw menasihati, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda:

بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا أَوْ يُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنْ الدُّنْيَا

Shahih Muslim 169: “Bersegeralah dalam melakukan amalan-amalan sebelum datangnya fitnah-fitnah yang seperti potongan-potongan malam yang gelap gulita. Pada pagi hari seorang masih beriman namun di sore harinya dia menjadi kafir, atau pada sore hari dia beriman namun di pagi harinya dia menjadi kafir. Dia menjual agamanya demi mendapatkan kesenangan dunia.”

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here