Ngaji Dino Iki #935: Ada Penyakit, Pasti Ada Obatnya

0
281
Foto Republika

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“And when I am ill, it is He who cures me.”

(“Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.”)

Selengkapnya firman Allah tersebut tertulis:

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

“And when I am ill, it is He Who cures me;

Artinya:
“Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.” (QS. Asy Syuara: 80)

Allah juga berfirman:

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ وَإِنْ يَمْسَسْكَ بِخَيْرٍ فَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“If Allah touch thee with affliction, none can remove it but He; if He touch thee with happiness, He hath power over all things.”

Artinya:
“Dan jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya selain diri-Nya. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.” (QS. Al-An’am: 17)

Ketika kita sakit, kita disunnahkan untuk melakukan ikhtiar agar dapat sembuh. Dari Ziyad bin Ilaqah dari Usamah bin Syarik ia berkata; Para orang Arab baduwi berkata:

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَا نَتَدَاوَى قَالَ نَعَمْ يَا عِبَادَ اللَّهِ تَدَاوَوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَمْ يَضَعْ دَاءً إِلَّا وَضَعَ لَهُ شِفَاءً أَوْ قَالَ دَوَاءً إِلَّا دَاءً وَاحِدًا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا هُوَ قَالَ الْهَرَمُ

Sunan Tirmidzi 1961: “Wahai Rasulullah, Tidakkah kami ini harus berobat (jika sakit)?” Beliau menjawab: “Iya wahai sekalian hamba Allah, Berobatlah sesungguhnya Allah tidak menciptakan suatu penyakit melainkan menciptakan juga obat untuknya kecuali satu penyakit.” Mereka bertanya, “Penyakit apakah itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Yaitu penyakit tua (pikun).”

Menurut dr. Fikri Hamdi, ikhtiar penyembuhan ada tujuh langkah:
1) Istighfar: yakin bahwa sakit adalah sarana menggugurkan dosa;
2) Law of Projection: yakin akan sembuh;
3) Munculkan hormon kebahagiaan dengan menikmati aktivitas positif;
4) Garpu tala: shalat tobat, shalat hajat, baca Al Quran dengan air putih, minum airnya;
5) Tinggikan frekuensi diri: menghindari dosa, menjaga wudhu, sedekah;
6) Ikhtiar medis: ke dokter, minum obat, cek lab;
7) Bi’idznillah, Allah swt berikan kesembuhan.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum w.w.

Dari sahabatmu

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here