Percaya UAH, Zulhas: Jangan Benturkan Negara dan Islam

0
559
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (dua dari kiri) saat bertemu Ustadz Adi Hidayat (UAH/kiri) untuk menyerahkan donasi. (Istimewa)

KLIKMU.CO – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan ikut menyoroti fitnah yang dialamatkan kepada Ustadz Adi Hidayat (UAH) terkait pengumpulan donasi untuk warga Palestina. Ia juga mengunggah video tentang dirinya saat bertemu UAH untuk menyerahkan donasi.

“Momen ketika berkunjung ke kediaman Ustadz Adi Hidayat di Bekasi, sebagai bentuk dukungan nyata, sekaligus menyerahkan donasi kawan-kawan PAN untuk Palestina sebesar Rp 3,7 miliar. Saya percaya Insya Allah UAH adalah sosok yang terpercaya,” tulis Zulhas pada Twitter @ZUL_Hasan, Ahad (6/6/2021).

Setelah kunjungan dan penyerahan, Zulhas, sapaan karibnya, berpesan kepada media bahwa publik harus menghentikan pihak-pihak yang kerap berusaha membenturkan negara dan Islam. Menanggapi polemik UAH, ia mengatakan jangan biarkan pihak-pihak lain berusaha membentur-benturkan negara dengan Islam.

“Narasi perpecahan harus kita lawan. Berikut pendapat saya,” kata dia.

Menurut Zulhas, derasnya dukungan masyarakat Indonesia untuk Palestina adalah bukti berjalannya rasa solidaritas kemanusiaan di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Hal itu sesuai dengan karakter atau ciri khas bangsa ini.

“Spontanitas publik untuk memberi dukungan dan menggalang dana tak bisa dibendung, bukan semata berdasar agama, tetapi melampaui itu. Namun, di saat yang sama, jika ada masyarakat yang tergerak memberi donasi atau menggalang dana karena rasa solidaritas sesama saudara muslim di Palestina, itu pun tak boleh dibatasi atau disalahkan,” terang pimpinan MPR RI itu.

Ia pun mengaku sedih dengan fitnah yang dilontarkan terhadap UAH maupun tokoh dan organisasi keislaman lain terkait donasi kemanusiaan Palestina ini. “Saya mengimbau kejadian ini harus kita jadikan momentum untuk memerangi mereka yang gemar memecah belah bangsa dengan narasi kebencian. Jangan benturkan negara dengan Islam,” paparnya.

Ia juga percaya UAH sosok yang amanah dan sudah menjalankan semua prosedur dengan baik. “Pihak-pihak seperti UAH yang menjalankan donasi secara terbuka, transparan, mau diaudit, melibatkan lembaga terpercaya, justru perlu kita dukung. Fitnah terhadapnya harus diusut tuntas,” katanya.

“Akhirnya, mari kita terus rawat persatuan bangsa ini. Jangan mau diadu domba dan dikotak-kotakkan. Momentum ini bisa kita pakai untuk mengembalikan spirit persatuan dalam berbangsa dan bernegara. Stop upaya atau framing-framing untuk membentur-benturkan pemerintah dengan Islam,” tegasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here