Pj.Ketua Muhammadiyah Surabaya: Jangan Lakukan Ini, Karena itu Sama Saja dengan Mematikan Muhammadiyah, Maksudnya?!

0
483
Foto diambil dari dokumen panitia

KLIKMU CO- -Wiyung Surabaya. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung Menyelenggarakan acara resepsi Milad ke 25 pada tanggal 18 September 2021.

Ini merupakan momentum yang penuh goretan sejarah tersendiri bagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wiyung. Karena 25 tahun yang lalu tepatnya 18 September 1996 PCM Wiyung berdiri sendiri mengikuti pemekaran wilayah sesuai dengan peraturan tatakota Pemerintah Kota Surabaya, yang sebelumnya bergabung dengan PCM Karangpilang

Hadir dalam kesempatan ini adalah Sesepuh dan Tokoh Muhammadiyah Wiyung Abah M.Baer, Pj.Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Kyai Haji Drs. Saifuddin Zaini,.M.Pd, Ketua PCM Wiyung, ketua PCM Wiyung Drs.Ranu Wasisto,M.Pd.

Dalam sambutannya Drs. Ranu Wasisto menyampaikan

“Perjuangan yang luarbiasa dari para pendahulu patut untuk kita apresiasi, para pendahulu berjuang dengan penuh semangat, sekarang kita tinggal menikmati dan melanjutkan lebih baik lagi”, tukasnya penuh semangat

Sementara itu Kyai Saifuddin Zaini juga menambahkan

“Perjuangan pejuang Muhammadiyah Karangpilang waktu itu sungguh sangat berat dan penuh tantangan, semua pimpinan turun bahu membahu agar Muhammadiyah waktu itu tetap bisa eksis, ada Abah Yazid Almarhum dan abah Baer saling memback up satu sama lain dan ini adalah kekuatan yang besar waktu itu”, ujarnya

Lebih lanjut beliau menambahkan

” Dakwah Muhammadiyah itu harus tetap dilakukan sesuai dengan jamannya, tidak boleh kendur, para pendahulu telah menancapkan pondasinya, maka tugas kita melanjutkan lebih baik, untuk itu saya berpesan bahwa berdakwah saat ini harus dilakukan secara kreatif lebih lebih semuanya selalu di viralkan melalui media sosial,warga Muhammadiyah harus cerdas dan cermat dalam berdakwah diera Digitalisasi saat ini”, ujarnya penuh harap

Diakhir sambutannya beliau menambahkan

“Bermuhammadiyah itu harus sregep ngaji, dan menghidupkan pengajian, kalau ngaku orang Muhammadiyah tapi tidak mau menyelenggarakan dan mengadakan pengajian itu sama saja dengan mematikan Muhammadiyah. Terakhir saya mendoakan semoga diusianya yang ke 25 tahun ini Muhammadiyah semakin terdepan dan Penuh kebermanfaatan”pungkasnya tegas.(Den Peyi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here