Politikus PAN: KPK Masih Membutuhkan Novel Baswedan

0
84
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi PAN Pangeran Khairul Saleh. (Foto: IG @sultankhairulsaleh).

KLIKMU.CO – Dukungan kepada Novel Baswedan dan 74 pegawai KPK lainnya terus mengalir. Kali ini datang dari Partai Amanat Nasional (PAN).

“Saya minta KPK tak mendepak 75 pegawai yang tak memenuhi syarat tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk alih status menjadi ASN,” tegas Wakil Ketua Komisi III Fraksi PAN Pangeran Khaerul Saleh, Selasa (11/5/2021).

Pangeran berharap agar para pegawai yang tidak lulus dan memiliki integritas serta reputasi yang cukup baik dan menonjol tidak diberhentikan begitu saja. Melainkan dapat dipertimbangkan dan diprioritaskan untuk menjadi tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Hal ini perlu dilakukan agar 75 pegawai yang dinyatakan tak lolos itu bisa terus bekerja. “Sebab, KPK masih membutuhkan 75 pegawai tersebut, termasuk penyidik senior Novel Baswedan,” ujarnya.

Dengan menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), kata dia, yang bersangkutan dapat meneruskan pengabdiannya dan membantu KPK untuk memberantas korupsi di negeri ini.

“Puluhan pegawai yang ikut tes tidak lulus bahkan di antaranya adalah pegawai yang memiliki reputasi yang baik dan memiliki integritas yang cukup baik,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan, 75 dari 1.349 orang pegawai KPK yang ikut TWK dinyatakan tak memenuhi syarat. Pimpinan KPK resmi membuat Surat Keputusan Pimpinan KPK Nomor 652 Tahun 2021 tentang pemberhentian para pegawai tersebut.

Ada empat poin dalam SK penonaktifan 75 pegawai yang tak lolos TWK itu. Pertama, menetapkan nama-nama pegawai yang tersebut dalam lampiran surat keputusan ini tidak memenuhi syarat (TMS) dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi pegawai ASN.

Kedua, memerintahkan pegawai sebagaimana yang dimaksud pada diktum kesatu agar menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada atasan langsung sambil menunggu keputusan lebih lanjut.

Ketiga, menetapkan lampiran dalam keputusan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keputusan ini.

Keempat, keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Di sisi lain, Novel Baswedan serta 74 pegawai KPK yang tak lolos TWK akan melawan SK tersebut. Wadah Pegawai (WP) KPK juga bakal melakukan konsolidasi demi menentukan langkah yang diambil terkait SK tersebut. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here