Politikus PAN: Stasiun TV Harus Hentikan Seluruh Tayangan Saipul Jamil!

0
4722
Jubir muda PAN, Aliah Sayuti, mengkritik tayanan TV tentang Saipul Jamil. (Istimewa)

KLIKMU.CO – Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak stasiun TV untuk menghentikan semua tayangan Saipul Jamil di semua acara. Jubir muda PAN, Aliah Sayuti, menilai public figure yang berstatus mantan narapidana pencabulan itu tidak sepantasnya diberi panggung untuk menyiarkan perayaan kebebasan.

“Saat korban masih berjuang melepas trauma, Saipul Jamil masih diundang di stasiun televisi dan disambut meriah di hari kebebasannya seperti seorang pahlawan. Sudah sepantasnya seorang mantan narapidana pencabulan anak tidak diberikan panggung lagi di dunia hiburan tanah air,” tegas Aliah dalam keterangannya, Selasa (7/9/2021).

Apalagi, aksi protes masyarakat juga semakin tidak terbendung. Petisi penolakan Saipul Jamil kembali ke Televisi di Change.org kini telah ditandatangi 465.922 orang. Menurut Aliah, televisi harus mengingat bahwa yang mereka gunakan saat ini adalah frekuensi publik.

“Ingat, ini frekuensi publik di mana televisi memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat. Jadi , dengarkan suara rakyat dan berikan tayangan yang mengedukasi,” tegasnya.

Aliah juga mengingatkan televisi nasional agar memperhatikan respons besar masyarakat yang memiliki perhatian pada kasus-kasus yang dilakukan Saipul Jamil. “Sebelum terjerat kasus, Saipul Jamil merupakan public figure yang kerap tampil di layar kaca dan berperan penting dalam peningkatan rating acaranya. Namun, saat Saipul Jamil bebas, bukan berarti televisi bisa menggunakan sosoknya lagi demi menaikan rating,” tandas Aliah.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni juga melontarkan kritik keras atas glorifikasi dengan sambutan positif yang dilakukan stasiun televisi terhadap mantan suami Dewi Perssik itu. Dia juga mengecam aksi tersebut.

“Seakan kasusnya dia hanya lucu-lucuan sekali lewat. Ini sama saja seperti memaklumi atas apa yang sudah diperbuat oleh yang bersangkutan dan ini sama sekali tidak sensitif terhadap perasaan korban,” kata Sahroni dalam keterangannya, Senin (6/9/2021).

Dia pun meminta kepada stasiun TV untuk berhenti mengglorifikasi Saipul Jamil karena terkena kasus pencabulan. Sehingga seharusnya tidak ada kata pemakluman dari perbuatannya.

Dia juga menyoroti tentang resahnya masyarakat atas sambutan dari media massa terhadap kebebasan Saipul Jamil yang berlebihan. “Sekarang ini banyak masyarakat yang resah. Merek juga turut khawatir hingga memunculkan petisi penolakan yang sudah ditandatangani oleh ratusan ribu warga. Ini tentunya harus didengar,” tegasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here