PPKM Darurat Diperpanjang, Bagaimana Tanggapan Muhammadiyah?

0
132
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas. (Republika.co.id)

KLIKMU.CO – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengumumkan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Lantas, bagaimana tanggapan PP Muhammadiyah?

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas menanggapi adanya putusan perpanjangan kebijakan PPKM Darurat itu. Menurutnya, tugas negara dan pemerintah berdasarkan konstitusi adalah melindungi rakyat, di antaranya dari bahaya pandemi Covid-19 dan mensejahterakan mereka.

Bagi dia, adanya kewajiban tersebut menjadi nilai tersendiri dalam keputusan pemerintah dengan memperpanjang kebijakan tersebut. “Kalau menurut pemerintah untuk kebaikan rakyat, PPKM harus dilanjutkan ya silakan dilanjutkan,” kata Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/7/2021).

Dia mengatakan, kebijakan tersebut nantinya akan langsung mempengaruhi masyarakat yang dibatasi aktivitasnya di luar rumah. Oleh karenanya, Abbas menyoroti perlunya perhatian pemerintah dalam menangani perekonomian masyarakat.

“Maka pemerintah harus membantu perekonomian rakyat dengan BLT (bantuan langsung tunai) secepatnya dan secukupnya agar mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abbas juga mengajak seluruh unsur masyarakat turut membantu dalam program pemerintah tersebut. Hal ini termasuk pemerintah, tokoh masyarakat, media cetak dan sosial serta stasiun televisi.

“Harus bisa difungsikan untuk mendorong warga masyarakat menghormati protokol kesehatan yang ada dan hal ini hendaknya benar-benar harus disadari oleh seluruh warga masyarakat bahwa mematuhi prokes tidak hanya akan membawa kebaikan kepada yang bersangkutan tetapi juga untuk orang lain serta untuk kehidupan dan masa depan bangsa serta negara kita yang sama2 kita cintai ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, PPKM Darurat yang awalnya dimulai sejak tanggal 3 Juli 2021 diperpanjang oleh Presiden Republik Indonesia, Jokowi hingga pada 25 Juli 2021. Kebijakan tersebut dinilai memberikan dampak positif. Hal ini lantaran setelah dilaksanakan PPKM Darurat, terlihat dari data, penambahan kasus dan kepenuhan bed rumah sakit mengalami penurunan.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi juga memastikan akan melakukan monitoring mengenai pelaksanaan perpanjangan PPKM Darurat terkait kondisi dinamika di lapangan. Adapun apabila tren kasus mengalami penurunan, pemerintah akan membuka pembukaan secara bertahap. (RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here