16 Maret 2026
Surabaya, Indonesia
SekolahMu

Program Marhaban Ya Ramadan Smamda Surabaya Ditutup dengan Kajian Iktikaf

Guru dan karyawan Smamda Surabaya mengikuti kajian iktikaf sebagai penutup rangkaian program Marhaban Ya Ramadan yang digelar di lingkungan sekolah, Jumat (13/3/2026). (Humas Smamda Surabaya/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – SMA Muhammadiyah 2 Surabaya kembali menghadirkan kegiatan sarat makna dalam rangkaian program Marhaban Ya Ramadan. Pada Jumat (13/3/2026), sekolah yang dikenal dengan sebutan Smamda Surabaya itu menyelenggarakan Kajian Iktikaf bagi guru dan karyawan.

Kajian Iktikaf menjadi momentum refleksi diri sekaligus penguatan spiritual bagi seluruh civitas sekolah. Kegiatan ini juga menjadi rangkaian penutup program Ramadan tahun ini yang mengusung tema Menata Hati, Perbaiki Diri, Menginspirasi.

Acara dimulai setelah pelaksanaan shalat Jumat dengan menghadirkan dua pemateri yang memberikan penguatan bagi kehidupan pribadi maupun profesional para pendidik. Materi pertama berjudul “Mengelola Pikiran Menjadi Pribadi Bijak” disampaikan oleh Dr Nyong Eka Teguh Iman S MFIlI.

Dalam pemaparannya, ia mengajak para guru dan karyawan untuk lebih bijak dalam mengelola pikiran serta emosi, sehingga mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan dengan sikap yang lebih tenang, reflektif, dan penuh hikmah.

“Kualitas pikiran yang baik akan melahirkan sikap dan tindakan yang bijaksana,” tegasnya.

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh KH Dr Achmad Mukarrom SHI MHum dengan tema “Implementasi KHGT bagi Warga Muhammadiyah.” Dalam materi tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai bagian dari ikhtiar Muhammadiyah untuk mewujudkan kesatuan penanggalan Islam.

Peserta juga diajak memahami pentingnya KHGT sekaligus bagaimana implementasinya dalam kehidupan warga Muhammadiyah.

Kedua materi tersebut memberikan wawasan baru sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman bagi guru dan karyawan. Diharapkan, hal itu menjadi bekal dalam menjalankan peran sebagai pendidik yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap dan akhlak.

Setelah rangkaian kajian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Hidangan berbuka disiapkan oleh masing-masing MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), sehingga setiap kelompok guru berkontribusi menghadirkan menu yang beragam.

Momen ini menjadi sarana mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan antar guru serta karyawan di lingkungan sekolah.

Kebersamaan tersebut kemudian ditutup dengan pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah yang semakin menambah nuansa khusyuk di penghujung kegiatan. Sebagai bentuk kebahagiaan menyambut Hari Raya Idul Fitri, acara juga diakhiri dengan pembagian bingkisan kepada guru dan karyawan.

Kajian Iktikaf ini menjadi rangkaian terakhir dari program Marhaban Ya Ramadan di Smamda Surabaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru dan karyawan tidak hanya memperoleh ilmu dan pemahaman baru, tetapi juga mampu membawa semangat Ramadan untuk terus menata hati, memperbaiki diri, dan menginspirasi lingkungan sekitar.

(Anis/Dhea/AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *