Punya Buah Hati Penghafal Qur’an, Orang Tua seperti Mendapat Mutiara Tak Ternilai

0
226
Para Hafidz dan Hafidzah Tahfidzil Qur'an SD Muhammadiyah 26 Surabaya yang menjalani wisuda. (Diah/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – SD Muhammadiyah 26 Surabaya menggelar Haflah Tahfidzil Qur’an dengan tema Mencetak Generasi Qur’ani yang Cinta Qur’an, Istiqomah Berakhlak Mulia, Sabtu (18/6/22) siang. Acara tersebut diikuti oleh 91 Hafidz dan Hafidzah berserta orang tua.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 26 Surabaya Kepsek M26 Yunita Puspita Sari SSi Gr menyampaikan, para Hafidz dan Hafidzah Tahfidzil Qur’an yang diwisuda kali ini merupakan siswa-siswi yang luar biasa. Dari awal mereka penuh semangat berusaha menghafal Al-Quran dengan sungguh-sungguh, penuh ketelatenan, dan selalu istiqomah setiap harinya, hingga saat ini mereka sukses menghafal Al-Quran.

Sementara itu, pembicara dari Hilmi Student (HSC) Center Ustadz Imam Sapari SHI MHI mengatakan, para orang tua juga harus menyadari bahwa memiliki anak penghafal  Al-Quran bak mutiara yang tak ternilai. Selain itu, mereka juga harus memperkenalkan dan membiasakan membaca serta mempelajari Al-Quran kepada anak sejak usia dini.

“Selain akan menuntun masa depan anak ke jalan yang benar, juga untuk meningkatkan harkat para orang tua itu di hadapan Allah di akhirat kelak,” paparnya.

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukolilo Ir Ganief Rahmadiantor menambahkan, marilah kita mencintainya, menghafalkannya, mengamalkannya Al-Quran. Kelak di akhirat orang tuanya akan diberikan mahkota cahaya.

Mohammad Na’im MPd didapuk melakukan uji publik Al-Quran juz 29, 30, 1, 2 pada para hafidz dan hafidzah. Ia pun memberikan apresiasi dan motivasi kepada anak-anak untuk senantiasa semangat dan menjaga hafalan Al-Quran.

“Selamat kepada anak-anakku yang telah mengikuti Wisuda Tahfidz hari ini. Semangat dalam menyelesaikan dan menjaga hafalannya. Teruslah belajar di manapun dan kapanpun. Anak-anak semua mengharumkan sekolah dan membuat orang tua bahagia. Semoga anak-anak semua dapat meraih sukses dunia akhirat,” ujarnya.

Di sisi lain, para siswa menyampaikan proses menghafal serta kendala yang mereka hadapi sejauh ini.

“Kami memulai menghafal dari TK dan SD kelas 1. Tips cepat menghafal Al-Qur’an adalah niat karena Allah baca waktu subuh atau diulangi 3 kali dan istikamah dalam mengulang hafalan. Sementara kendala yang kami alami terkadang kita melupakan hafalan karena kesibukan, bermain, sibuk dengan hal lain, dan belum kosisten dalam menghafal,” tutur Sarah, Aurel, Nazwa, dan Naila yang mewakili para hafidzah kepada KLIKMU.CO. (ACI/Diah/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here