Qur’an Ceria, Cara Menarik SDM Dubes Gaet Murid TK

0
313
Ustadzah Ita Rifiani dan Ustadzah Anis Kurliyani Maruroh saat memberikan materi Qur'an Ceria (Dzanur Roin/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – SD Muhammadiyah 12 Surabaya (SDM Dubes) sebagai sekolah yang memiliki brand sekolah hafidz Qur’an bekerja sama dengan TK-TK sekitar Bubutan menyelenggarakan Qur’an Ceria bagi murid taman kanak-kanak jenjang TK B.

Kegiatan ini adalah rangkaian program penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2021-2022. Selain Qur’an Ceria, ada juga Pra Class Ceria, pembinaan tilawati guru TK, fasilitas rekaman, dan juga parenting.

Qur’an Ceria dilaksanakan setiap pekan sekali pada hari Sabtu mulai pukul 10.00-11.00 dengan materi mengenal huruf hijaiyah dan membaca Al-Qur’an. Seperti pada Sabtu lalu (11/9/2021), setiap kelas terdiri atas 5-10 anak dengan dua tenaga pengajar.

Pada kegiatan ini, anak-anak memulai dengan doa bersama. Lalu membaca peraga kalender tilawati yang dipandu oleh Ustadzah Fitrotu Aini. Anak-anak lantas menirukan bacaan ustadzah setelah membaca secara bergantian.

“Selain itu, anak-anak juga diperkenalkan dengan huruf hijaiyah dengan kartu. Secara bergiliran anak-anak menyebutkan huruf-huruf hijaiyah yang dipegang oleh ustadzah. Anak sangat senang dengan permainan ini. Mereka saling berebut untuk menjawabnya,” ujar Ustadzah Fitrotu Aini yang mendampingi mereka.

Selain mengenal huruf Hijaiyah, kata dia, anak-anak juga dibimbing untuk menghafal surat-surat pendek. Seperti surat An-Naas, Al-Falaq, dan Al-ikhlas. Selain dibacakan oleh ustadzahnya, anak-anak juga harus bisa meneruskan ayat yang dibaca oleh ustadzah.

Seperti yang dilakukan oleh Ustadzah Iti Rifiani. Dia membacakan salah satu ayat yang kemudian dilanjutkan oleh peserta didik secara bergantian. Cara ini sangat efektif untuk melatih kemampuan hafalan anak-anak. “Selain itu, juga dapat melatih kepercayaan anak didik karena diberi kesempatan untuk tampil,” kata ustadzah yang lulusan Universitas Muhammadiyah Gresik itu.

Salah satu peserta didik, Ananda Zhafran, saat diminta untuk membacakan huruf Hijaiyah dengan percaya diri dan suara lantang dapat menyebutkannya. Bahkan saat membunyikan surat-surat pendek dengan lancar dapat menghafalkannya.

“Semoga dengan kegiatan ini akan lahir dari anak-anak kita, anak-anak yang solih-solihah yang menjadi generasi Qur’ani. Menjadi kebanggaan keluarga,” ujarnya (Dzanur Roin/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here