Ramadhan Mubarak Smamda Surabaya Tetapkan 10 Peserta Terbaik

0
14
Praktik perawatan jenazah pada kegiatan Ramadhan Mubarak Smamda kelompok putra. (Anita/KLIKMU.CO)

Surabaya, KLIKMU.CO – Agenda Ramadhan Mubarak 1445 H SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (Smamda) resmi ditutup. Acara penutupan digelar pada Senin (25/3/2024) malam sehabis Tarawih di Masjid Nurul Ilmu, bersamaan dengan pengumuman peserta terbaik.

“Dengan ini mengumumkan peserta terbaik di setiap masing-masing kelompok,” ucap Muhammad Zarkasi, ketua Panitia Ramadhan Mubarak.

Predikat terbaik diraih oleh 10 siswa. Mereka adalah Dzaki Parisya (Kelompok KH Ahmad Dahlan), Azmi Muzhaffar (KH Mas Mansoer), Pandu Arrafi (dr Soewandhi), Valerian Yassar (Ir H Djuanda), dan Satriya Firdaus (AR Baswedan).

Lima lainnya yaitu Cahya Adi (Kelompok KH Wahab Hasbullah), Achmad Wiranantha (KH Mas Alwi), Hilmi Zaki (KH Faqih Usman), Muhammad Afra (Brigjen Moestopo), dan Farrel Ahmad (dr Soetomo). Siswa terbaik diambil dari nilai praktik perawatan jenazah.

Untuk kelompok terbaik, predikat tersebut diraih oleh Kelompok Brigjen Moestopo. Kelompok terbaik diambil dari nilai rata-rata masing-masing kelompok.

Penilaian Praktik Perawatan Jenazah

Sebelum pengumuman, kegiatan didahului dengan materi dan penilaian. Materi utama dalam kegiatan Ramadhan Mubarak 1445 kali ini adalah perawatan jenazah. Karena itu, penilaian yang dilakukan digunakan untuk memantau kemampuan siswa dalam praktik perawatan jenazah.

“Perawatan jenazah meliputi penilaian cara memandikan, mengafani, hinga menyalatkan,” jelas Drs Sulaiman MA, koordinator penilaian.

Sesi penilaian dimulai selesai materi dan shalat Duhur hingga menjelang asar. “Alhamdulillah, secara peralatan lengkap, baik torso yang disediakan panitia maupun peralatan yang harus dibawa oleh siswa,” lanjut Sulaiman.

Dio Yulian Sofansyah MPd selaku si acara tidak menyangka kegiatan penilaian berlangsung cepat.

“Sebelumnya kita sudah menyiapkan rencana cadangan jika pelaksanaannya molor. Ternyata justru lebih cepat dari yang direncanakan. Selain karena peralatan yang lengkap, juga menunjukkan kesiapan siswa dalam melaksanakan kegiatan,” ujarnya.

Setelah shalat Asar, praktik dilanjutkan dengan proses pengantaran jenazah ke liang lahad. Khusus praktik ini, tidak dilakukan penilaian.

“Selain untuk mengajarkan proses pengantaran jenazah, ini juga syiar kepada warga di sekitar Smamda,” tambah Dio.

Kesan Siswa

Meskipun awalnya berat, kegiatan Ramadhan Mubarak 1445 H Smamda Surabaya kelompok putra ini punya kesan yang membekas bagi siswa. Salah satunya Hilmi Zaki, siswa kelas XII MIPA 9 dari kelompok KH Faqih Usman.

“Alhamdulillah, sebelumnya saya kurang paham, menjadi paham. Semoga bisa diamalkan oleh saya dan teman-teman,” ucap Hilmi.

Kesan positif juga disampaikan oleh Farrel Ahmad, siswa kelas XII IPS 2 dari kelompok dr Soetomo. Menurutnya, kegiatan Ramadhan Mubarak ini padat namun tidak melelahkan.

“Ada waktu istirahat setelah materi, jadi kami bisa sedikit rileks setelah kegiatan. Saya gunakan kesempatan itu untuk beribadah. Oh satu lagi, konsumsinya enak,” pungkas Farrel memuji.

(Muhammad Zarkasi/AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini