SD Aisyiyah Malang Bertukar Ilmu dengan Sekolah India

0
446
Perwakilan sekolah dari India melakukan presentasi terhadap para siswa SD Aisyiyah Malang. (Reni/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Mulai November 2020 lalu, SD Aisyiyah Kota Malang melakukan kolaborasi pembelajaran dengan India. Kolaborasi pertama digelar dengan Sri Sankara Senior Secondary School, Chennai, India, dengan tema Wall’s tell Story About Monument and Building.

Kepala SD Aisyiyah Kota Malang Reni Nur Farida mengatakan, dalam kesempatan ini, SD Aisyiyah menampilkan beberapa program yang ada di SD Aisyiyah untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti tarian tradisional, Tapak Suci, dan membuat prakarya.

Kemudian, kolaborasi kedua dengan Lakshya International School, Andrapradesh, India, dengan mengangkat tema kebudayaan dengan bertukar pengetahuan tentang tarian, makanan khas, dan pakaian adat sambil belajar berbahasa Inggris.

Menurut Reni, kolaborasi kedua ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama Sabtu (23/1/2021) dari pihak India presentasi dengan beberapa siswanya sebagai presenter. Lalu, sesi kedua Sabtu (30/1/2021) pihak SD Aisyiyah yang giliran melakukan presentasi.

“Ada dua kegiatan kolaborasi, yakni tentang anger management dan language learning. Language learning ini merupakan kolaborasi antara satu murid dan guru pendamping di Rusia melalui Skype,” ujarnya.

Lalu, kolaborasi ketiga dijalankan dengan Vidya Bharati School Ghaziabad, India, dengan tema Anger Management.

Reni Nur Farida, Kepala SD Aisyiyah Kota Malang

Reni Nur Farida mengatakan, dalam kegiatan ini, pihaknya saling bertukar pengetahuan tentang definisi marah, jenis-jenis marah, dan bagaimana mengatasi marah. Dalam mengatasi marah, menurut Reni, kedua negara mempunyai beberapa cara yang hampir sama.

Reni menuturkan, secara umum ketiga sekolah di India sangat senang berkolaborasi dengan SD Aisyiyah. Sebab, kegiatan tersebut dapat memberikan bekal kepada siswa-siswa di India untuk menyiapkan mereka menjadi masyarakat global.

“Situs bersejarah, tari beskalan, Tapak Suci, pakaian cak dan ning yang ditampilkan siswa SD Aisyiyah sangat menarik bagi mereka. Dengan melakukan kegiatan kolaboratif ini, menambah wawasan tentang kebudayaan negara lain,” paparnya.

Reni berharap dengan pembelajaran ini anak-anak lebih termotivasi untuk belajar bahasa asing. Juga lebih mengetahui berbagai suku dan bahasa di dunia serta lebih toleran tentang perbedaan.

“Anak-anak menjadi lebih terbuka untuk budaya dan kebiasaan dari dunia luar,” tandasnya. (Reni/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here