Sempat Khawatir, Shalat Idul Adha PRM Babatan di Halaman Parkir RS Wiyung Sejahtera Diserbu Jamaah

0
36
Suasana shalat Idul Adha di halaman parkir RS Wiyung Sejahtera dipadati jamaah warga sekitar. (Ali Shodiqin/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Babatan, Wiyung, Surabaya, menyelenggarakan shalat Idul Adha di halaman parkir Rumah Sakit Wiyung Sejahtera, Senin (17/6/2024). Bertindak sebagai imam dan khatib adalah Himmah Sholihuddin dari Surabaya.

Dalam khutbah Idul Adha 1445 H, dia menyampaikan pentingnya memperlakukan manusia  dengan lemah lembut dan penuh kasih sayang.

Menurutnya, momen Hari Raya Idul Adha adalah kesempatan untuk memperbaiki kualitas hubungan kita dengan Allah dan hubungan kita dengan manusia.

“Mari kita ambil hikmah dari peristiwa agung yang terkandung dalam Al-Qur’an mengenai Nabi Ibrahim AS beserta putra tercinta Nabi Ismail AS serta istrinya sebagai teladan dalam membangun dan menjaga rumah tangga yang berlandaskan tauhid,” ungkap Sholihuddin di hadapan seluruh jamaah shalat Idul Adha.

Lebih lanjut, dia menambahkan, mari kita ambil hikmah juga dalam proses penyembelihan hewan kurban. Umat Islam diperintahkan menyembelih hewan kurban dengan penuh kelembutan. Pisaunya harus benar-benar tajam agar tidak menyakitkan.

“Perlakuan yang luar biasa kepada hewan yang akan disembelih, analogi ini pun berlaku ketika kita hidup berdampingan dengan manusia. Harus penuh kasih sayang, saling menasihati dalam kebaikan dan kebenaran niscaya hidup ini akan penuh keberkahan,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Babatan Agus Syaifulloh SE menambahkan, setelah sekian tahun lamanya, di periode ini pihaknya bersyukur mampu menyelenggarakan shalat Idul Adha 1445 H di halaman parkir RS Wiyung Sejahtera.

“Semoga tahun depan kami juga bisa menyelenggarakan lagi. Terima kasih kepada PCM Wiyung yang selalu dan terus memotivasi kami untuk berani memulainya,” ujarnya.

“Jujur satu minggu yang lalu kami khawatir ada tidak jamaah yang ikut bergabung. Bahkan ketika tadi pagi waktu menunjukkan pukul 05.50 WIB belum ada yang hadir. Tapi alhamdulillah, ketika pukul 06.05 WIB jamaah masyarakat sekitar banyak yang berbondong-bondong datang dan baris menyusun shaf yang telah kita siapkan. Plong rasanya, bermodal niat dan dengan tekad sesuai semboyan arek Suroboyo, Wani Tok Wes,” tegasnya.

(Ali Shodiqin/AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini