Siapkan Branding agar Bisnismu Bisa Bersaing

0
244
Suasana webinar Strategi Branding Bikin Siap Bersaing yang berlangsung Senin (11/10). (Eko Hijrahyanto Erkasi/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Salah satu kunci sukses mengembangkan sebuah usaha adalah membangun branding. Sebuah produk dikenali pelanggan juga karena hasil dari sebuah branding yang akhirnya pelanggan memutuskan membeli suatu produk, bahkan bisa menjadi loyalis atas sebuah produk tersebut.

Lantas, bagaimana para pelaku UMKM bisa membangun branding-nya sehingga dikenal oleh pasar, mendapat ketertarikan, dan melakukan pembelian? Hal ini dibahas dalam webinar yang diselenggarakan oleh @yoursay.id dan didukung oleh suara.com yang bertema Strategi Branding Bikin Siap Bersaing pada Senin (11/10) melalui aplikasi Zoom. Acara ini dikuti sekitar 75 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Mengawali materinya, Edy SR sebagai narasumber dalam webinar tersebut menyampaikan bahwa hal pertama yang harus dimiliki seorang pebisnis adalah brand atau jenama. Apa pun bisnisnya, kita harus memberi nama atas bisnis tersebut. “Berilah nama, jangan polosan. Karena brand awalnya sebagai identitas, lalu jadi jaminan kualitas,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan dalam memberi nama suatu bisnis atau usaha, hendaknya pemilik memperhatikan hal yang mendasar, yaitu memilih nama yang menggambarkan bisnisnya agar mudah dimengerti oleh target pasar.

Setelah pemberian nama yang tepat, kata Edy SR, hal kedua yang perlu dicermati pelaku usaha adalah value atau nilai dari bisnisnya. Dalam membangun value bisnis ini, setidaknya ada tiga unsur.

Yang pertama adalah spesialisasi. Usaha atau bisnis kita bergerak dalam bidang apa harus jelas dan fokus agar pelanggan ketika membutuhkan sesuatu yang diinginkan bisa langsung tertuju pada produk yang kita jual. Unsur kedua yang perlu diperhatikan adalah reputasi yang merupakan suatu bentuk pengakuan orang lain atas pilihan bisnis kita yang itu merupakan sebuah kepercayaan atas produk atau jasa kita.

“Dan yang ketiga adalah distingtif yang menjadi pembeda unik dari sekian usaha yang ada,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Edy SR yang merupakan seorang brandpeneur consultant memberikan tips bagaimana mengenalkan brand kita secara sederhana melalui tiga cara. Pertama, melalui cara verbal yang bisa dilakukan dengan membuat nama dan tagline, yaitu kalimat pendek yang menjelaskan bisnis kita.

Selain itu, bisa menggunakan story telling atau caption yang menggambarkan bisnis kita. Cara kedua dalam mengenalkan brand kita adalah menyajikan visualisasi produk usaha kita dengan menggunakan desain, foto, dan video dari bisnis yang kita miliki. Selanjutnya adalah experience atau pengalaman yang mengesankan bagi pelanggan atas produk dari bisnis kita yang bisa berupa testimoni kepuasan pelanggan.

Perkembangan era digital marketing juga tak luput dari pemaparan Edy SR. Digital branding bisa dilihat dari sejauh mana search engine dengan mudah menemukan bisnis kita. Hal ini dapat terbantu dengan pengelolaan media sosial yang baik.

Kemudian seberapa rating bisnis kita juga hal penting dalam digital branding seperti seberapa jumlah like atau peringkat bintang yang didapat. Selanjutnya adalah review dari pelanggan yang berupa ulasan positif dan kita harus meresponsnya.

“Jadikan pengalaman bisnis kita sebagai jejak digital karena hari ini reputasi kita salah satunya dilihat dari jejak digitalnya,” tuturnya.

Ketika ditanya tentang namanya yang menggunakan inisial SR, pria asli Banyuwangi yang sekarang menetap di Yogyakarta ini mengatakan bahwa SR sudah menjadi branding namanya. Sebagai penutup, narasumber memberikan penekanan kepada para pelaku usaha dalam menjalankan strategi branding.

“Tentukan logo, warna, dan ciri khas desainnya. Lalu gunakan secara konsisten di semua kebutuhan branding seperti kemasan produk, boks pengiriman, seragam tim, branding tempat usaha, dan kendaraan operasional agar masuk ke pikiran bawah sadar target pasar kita,” pungkasnya. (Eko Hijrahyanto Erkasi/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here