SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Lepas Siswa dengan Dua Versi yang Istimewa

0
409
Para siswa SMA Muhammadiyah 10 Surabaya ketika mengikuti wisuda. (Tulus/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Selama masa pandemi Covid-19, tim kreatif sekolah keberbakatan Muhammadiyah Boarding Area Sport Art and Sains SMA Muhammadiyah 10 Surabaya dituntut untuk tetap konsisten membangun kesejarahan yang berorentasi pada pembentukan karakter siswa.
Untuk itulah, tim kreatif SMAMX memfasilitasi siswa kelas XII melalui agenda “CLASS XXI”. Sebuah pelepasan siswa berseri yang merupakan serial wisuda ke 4 SMAMX 2021 berbasis daring dan luring.

Pelepasan ini dilaksanakan secara terbatas dan minimalis karena dibagi dalam dua versi serta dua seri. Kegiatan ini dibalut oleh standart protokoler kesehatan yang sangat ketat, audiens wajib memakai masker serta menjaga jarak. Jumlah tamu undangan juga sangat terbatas.

Class XXI, pelepasan siswa dua seri ini merupakan agenda akhir bagi siswa kelas XII yang dikemas secara kekinian dan tentunya karena dilaksanakan disituasi pandemi, maka tetap mematuhi protokoler kesehatan pandemi Covid-19.

Pelepasan siswa seri pertama dilaksanakan pada pagi hari dan seri kedua dilaksanakan pada malam harinya. Kedua seri ini dilaksanakan di Choice City Hotel BG Junction pada Rabu (26/05/2021).

Seluruh prosesi pelepasan siswa dilakukan dalam dua versi. Secara langsung dan juga online. Rangkaian penampilan siswa disajikan melalui tayangan video. Beberapa kalimat sambutan dari pimpinan Muhammadiyah juga diberikan menggunakan aplikasi Zoom.

Agenda pelepasan ditutup oleh kesan dan pesan dari orang tua wali murid. Mulai dari siswa reguler hingga siswi penghuni asrama. Mereka memberikan testimoni dari Palangkaraya dan Tangerang. Pesan dan kesan disampaikan juga secara daring atau online juga luring tatap muka terbatas.

“Pelepasan siswa ini adalah tuntutan semua siswa. Karena selama tiga tahun sekolah, pasti banyak kesan yang harus dikenang dan dijadikan semangat masa depan mereka,” kata Sudarusman, Kepala SMA Muhammadiyah 10 Surabaya.

Sementara itu, Widhi Cahyono, orang tua ananda Nada Kamiliya, siswi asrama asal Kalimantan Tengah menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada ustadz-ustadzah SMAMX atas bimbingannya selama ini kepadanya.

“Kami dari awal sangat percaya dengan kualitas sekolah ini, sehingga membuat kami yakin menyekolahkan putri kami jauh-jauh dari Palangkaraya ke Surabaya ini, sukses terus SMAMX,” kata Widhi Cahyono. (Tulus Widodo/RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here