Surabaya Darurat Kamtibmas, Pemuda Muhammadiyah Sarankan Wali Kota Rangkul Organisasi Kepemudaan

0
88
Ketua PDPM Surabaya Alfianur Rizal Ramadhani (kanan) berbincang dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Alfi/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat merupakan hal yang utama dalam kehidupan bermasyarakat, apalagi di kota metropolitan seperti Surabaya. Segala aktivitas kehidupan tentu memerlukan sebuah kenyamanan, terlebih jaminan keamanan maupun ketertiban.

Menyangkut masalah keamanan serta ketertiban di masyarakat sudah pasti memiliki seperangkat peraturan yang mengaturnya. Mulai hal yang preventif hingga bersifat represif dalam arti positif.

Akhir-akhir ini, di media sosial banyak bermunculan pemberitaan yang berasal dari laporan masyarakat tentang fenomena tawuran hingga pencurian. Kedua hal tersebut merupakan fenomena keamanan dan ketertiban masyarakat (kambtibmas).

Menanggapi fenomena tersebut, Pemuda Muhammadiyah Surabaya menyayangkan terhadap ketegasan pemerintah maupun aparat penegak hukum dalam sikap tanggap cepat untuk menanggulangi kasus kamtibmas yang marak terjadi akhir-akhir ini, khususnya di Kota Pahlawan.

“Kami menyayangkan jika kasus kamtibmas di Surabaya kurang mendapat tindakan tegas dan tanggap dari pemerintah kota maupun pihak berwajib. Karena ini menyangkut keamanan seluruh warga Surabaya,” papar Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Surabaya Alfianur Rizal Ramadhani, Senin (8/7/2024).

Menurut Alfi, sapaan akrabnya, terkait kamtibmas tidak semua orang bisa mengambil tindakan langsung. Sebab, ada peraturan yang mengikat agar tidak menjadi “main hakim sendiri”.

Namun, Pemuda Muhammadiyah Surabaya menyarankan kepada pemerintah kota, yakni Wali Kota Surabaya, dan pihak berwajib, yakni Polrestabes Surabaya, untuk merangkul kelompok-kelompok muda atau organisasi kepemudaan serta komunitas-komunitas dalam rangka upaya kolaborasi menjaga kamtibmas di Surabaya.

“Sebelumnya sudah pernah kami sampaikan di forum salah satu radio. Di forum tersebut ada Pak Sekda Surabaya, Kepala Satpol PP Surabaya, Kepala Dishub Jatim, perwakilan kepolisian, dan organisasi kepemudaan yang lain. Kami Pemuda Muhammadiyah menyarankan kepada pihak yang berwenang dalam hal kamtibmas untuk mengajak organisasi kepemudaan duduk bersama dan mengambil peran dalam upaya menjaga kamtibmas,” tutur Alfi.

“Ya, tapi kami tidak tahu, tidak ada tindak lanjut dari pihak-pihak yang berwenang terkait usulan tersebut,” imbuh pria asli Surabaya tersebut.

Alfi menambahkan, organisasi kepemudaan dan komunitas-komunitas adalah salah satu wadah berkumpulnya anak-anak muda untuk mengekspresikan dirinya dalam proses pencarian jati diri. Karena itu, banyak hal yang dapat tersalurkan dalam aktivitas positif suatu organisasi maupun komunitas.

Melalui aktivitas positif tersebut, anak-anak muda akan menghabiskan waktu dan pikirannya untuk hal-hal yang positif pula.

“Jika organisasi kepemudaan dan komunitas mampu kita konsolidasikan dengan baik dan mendapat support penuh dari pemerintah kota maupun kepolisian, Kota Surabaya akan semarak dengan agenda-agenda positif anak muda. Yang bermunculan adalah tren positif di kalangan anak muda, bukan tawuran, pencurian, dan sejenisnya,” ujar Alfi.

“Ini harus ditindak serius. Karena bagi kami, masyarakat biasa Surabaya sudah masuk dalam kondisi darurat. Ayo coba kumpulkan organisasi kepemudaan dan komunitas karena bagaimanapun mereka memiliki anggota yang cukup masif. Minimal kemudian mereka akan menjaga anggotanya masing-masing agar tidak terlibat tawuran dan kasus-kasus kamtibmas yang lain,” tegasnya.

Jika organisasi kepemudaan dan komunitas-komunitas anak muda yang ada di Surabaya ini terwadahi dengan baik dan di Surabaya ini diwarnai dengan semarak aktivitas kepemudaan, akan banyak anak muda yang ingin tergabung dalam aktivitas-aktivitas positif tersebut.

”Sehingga tidak ada waktu bagi mereka anak-anak muda berpikir untuk tawuran atau hal-hal negatif lain,” tandas Alfi.

(AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini