TBC, Menurunkah?

0
1757

KLIKMU.CO – TBC atau penyakit paru paru basah yang dalam bahasa medisnya tuberculosa sering diartikan sebagai penyakit yang memalukan, tak sedikit pasien yang minta dirahasiakan penyakitnya (walaupun secara kode etik, ya memang gak boleh menceritakan sakitnya klien). Ada juga yang mengatakan itu sebagai penyakit kutukan, kena guna guna atau penyakit keturunan. Benarkah?

Penyakit TBC adalah penyakit infeksi yang disebabkan kuman mikobacterium tuberculosis. Yang mana cara penularannya lewat droplet (percikan dahak) di udara yang kita hirup. Kuman itu mempunyai sifat suka ditempat tempat yang dingin, lembab dan kotor.
Kuman micobacterium gampang sekali menyebar, saat penderita TB batuk, ngomong atau bersin yang tidak ditutup, maka pasien ini bisa menularkan ke orang orang sekitarnya. Sehingga biasanya dalam satu rumah bisa tertular penyakit ini jika tidak melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. Karena alasan ini, TBC dikatakan sebagai penyakit keturunan. Padahal bukan, TBC adalah penyakit infeksi yang dapat dicegah penularannya jika kita berperilaku sehat. Contoh perilaku batuk atau bersin yang sehat adalah:
– Tutup dengan tissue lalu dibuang ditempat sampah atau disimpan di tas kresek jika tak menemui tempat sampah. Atau bisa juga ditutup dengan pangkal lengan bagian dalam.
– Pakai masker jika bepergian. Untuk pasien pasien TB diharapkan pakai masker dimanapun berada terutama pada 2 bulan fase awal pengobatan.
– Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun atau gunakan antiseptik yang siap pakai .
– Tidak membuang ludah/ dahak disembarang tempat.

Mari sayangi orang disekitar kita dng berperilaku sehat.

dr. Hj. Mar’ah Lailatus Solicha Anggota MPKU PDM Kota Surabaya dan Penanggungjawab Klinik Muhammadiyah Al-Azhar Surabaya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini