Terinspirasi Muktamar, Pemilihan Ketua IPM di Sekolah Ini Pakai E-voting

0
272
Nadya Athafunnisa menunjukkan dukungannya kepada salah satu calon dalam e-voting (Nadia Larasati/KLIKMU.CO)

Surabaya, KLIKMU.CO – Wajah Nadya Athafunnisa Arsyam seketika semringah usai menekan tombol submit di layar gawainya. Tuntas sudah siswa kelas 9B itu memilih lima calon ketua dari sepuluh formatur kandidat pengurus inti Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMP Muhammadiyah 4 Surabaya. Itulah salah satu suasana yang tergambar dalam kegiatan e-voting proses pemilihan ketua umum PR IPM sekolah berbasis pesantren ini, Senin (28/11/2022).

Menurut siswa berkacamata ini, proses yang dilakukan untuk pemilihan juga berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini, setiap siswa diarahkan untuk memilih lima calon dari sepuluh nama yang ada.

“Siapapun yang jadi ketua, semoga bisa membawa IPM di sekolah tercinta ini menjadi lebih baik,” tambah Nadya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Handa Sonia, staf kesiswaan. Menurutnya, pemilihan ketua IPM berbasis e-voting yang kali pertama dilakukan terinspirasi dari pergelaran Muktamar Ke-48 Muhammadiyah-Aisyiyah di Surakarta. Tercatat, ada 245 warga sekolah yang turut melakukan e-voting.

“Kemarin di muktamar, untuk memberikan suara tidak sampai dua menit. Pun prosesnya juga sangat mudah. Maka dari itu, kami di sekolah juga ingin mengaplikasikannya,” ujar Handa Sonia.

Menurutnya, e-voting yang diselenggarakan untuk memilih ketua IPM ini sangat sederhana. Siswa hanya memilih nama beserta foto calon yang ada. Tombol submit tidak akan keluar jika siswa belum memilih lima calon. Setiap siswa hanya berkesempatan memilih satu kali saja.

“Kami membuatnya berbasis google form. Tinggal share link ke ketua kelas, mereka yang akan membagikan link itu di grup WA kelas,” tambah Handa Sonia.

Laili Rahmi, Kepala SMP Muhammadiyah 4 Surabaya, menyambut antusias pemilihan ketua IPM ini. Ia mengapresiasi kerja keras siswa dalam mempersiapkan diri pada pemilihan ketua IPM yang rutin dilakukan setiap tahunnya.

“Saya mengikuti prosesnya mulai dari rekrutmen, kegiatan LDKS, pemaparan visi misi, sampai dengan kegiatan pemilihan ini. Siapapun yang jadi ketua, semoga dapat menginisiasi dan memfasilitasi aspirasi siswa di sekolah,” ujar kepala sekolah yang juga guru biologi ini.

Selanjutnya, ia juga mengapresiasi kali pertama e-voting dilakukan untuk pemilihan ketua IPM di sekolah. Menurutnya selain hasil juga cepat diketahui, kegiatan digitalisasi pemilihan ini juga dapat meminimalisasi sampah kertas yang biasanya melimpah usai pemungutan suara.

“Tidak hanya siswa saja yang memilih, namun guru dan karyawan ikut ambil bagian dalam kegiatan ini sebagai wujud dukungan,” pungkasnya

Setelah hasil e-voting diketahui, lima besar calon terpilih akan melakukan musyawarah bersama dengan dipandu personel dari IPM Cabang Wonokromo dan Staf Kesiswaan. Dalam kegiatan musyawarah bersama ini, yang menjabat sebagai ketua IPM akan ditentukan. (Nadia Larasati/AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini