Tertib Prokes, Siswa SDM Limas Swab Dulu sebelum Jalani ANBK

0
103
Peserta ANBK sebelum mulai mengerjakan soal di Ruang Lab Komputer SD Muhammadiyah 15 Surabaya. (Ali/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) dilaksanakan pada 22-23 November 2021. Kegiatan ini dibagi dua sesi. Sesi pertama mulai pukul 08.00-10.30, sedangkan sesi kedua pukul 13.00 15.30. Setiap sesi diikuti 15 siswa/siswi kelas 5 dan diawasi pengawas dari sekolah yang berbeda. Karena masih suasana pandemi, kegiatan ini tetap mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes).

“Sebelum kegiatan ini dimulai, seluruh siswa-siswi peserta dan pengawas ANBK harus mengikuti swab di Puskesmas Wiyung Surabaya yang telah diagendakan sebelumnya,”ungkap Ketua Panitia ANBK Novita Angelina SPd sembari menunggu peserta datang di ruang laboratorium komputer.

Menurut Novita, ANBK atau asesmen nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.

“Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu asesmen kompetensi minimum (AKM), survei karakter, dan survei lingkungan belajar,” ujarnya.

Sementara itu,Kepala SD Muhammadiyah 15 Surabaya Sholikin MPdI menyampaikan, tujuan ANBK adalah menghasilkan potret komprehensif yang berguna bagi sekolah/madrasah dan pemkot/pemda untuk melakukan evaluasi diri dan perencanaan  perbaikan mutu pendidikan.

“Di SD Muhammadiyah 15 Surabaya ini, sebelumnya sudah membentuk kepanitiaan ANBK dan job descriptionnya,” katanya.

Ketua Panitia Novita Angelina merangkap sebagai proktor. Dibantu teknisi Dwi Cory SKom. Sedangkan pengawas ruang ANBK berasal dari sekolah yang berbeda, yang berasal dari SDN Jajartunggal 1 Wiyung Kota Surabaya.

“Alhamdulillah, di hari pertama kegiatan ANBK di SDM Limas berjalan tertib dan lancar. Semoga di hari kedua pun demikian. Motivasi buat peserta tetaplah semangat untuk mengikuti ANBK karena dengan ANBK ini kita dapat mengetahui kualitas pendidikan di SDM Limas. Pelaksanaan ANBK bukan hanya untuk menilai siswa, namun sejatinya memotret kondisi pendidikan di sekolah kita,” sambung Sholikin.

ANBK tidak hanya menilai hasil belajar siswa pada sisi literasi, numerasi, dan survei karakter. Namun juga akan mencakup survei lingkungan belajar yang akan melibatkan kepala sekolah dan guru.

Pada hari kedua akan dilakukan survei lingkungan belajar yang diikuti oleh kepala sekolah dan 35 guru yang akan memotret kondisi lingkungan sekolah dalam pelaksanaan pembelajaran di SD Muhammadiyah 15 Surabaya.

Di sisi lain, Rizma Komariah Nur Khasanah peserta ANBK kelas 5 SDM Limas merasa antusias dan senang karena bisa mengikuti kegiatan ini. “Awalnya sedikit tegang dan gugup. Setelah adanya bimbingan dari ustadz dan belajar, di hari pertama ini alhamdulillah lega karena dapat menyelesaikan soal dengan lancar. Semoga besok di hari kedua pun demikian,” katanya sambil berdoa semoga diberi kemudahan di hari kedua. (Ali Shodiqin/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here