Tiga Ormas Islam Kediri Ngopi Bareng Bahas Kondisi Bangsa

0
208
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kediri Afwan Al Asgaf (dua dari kiri) saat berbincang di acara Ngopi Bareng tiga ormas Islam Indonesia. (Istimewa/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Tiga pimpinan organisasi Islam besar Indonesia, Muhammadiyah, NU, dan LDII Kabupaten Kediri, mengadakan ngopi bareng dan bincang-bincang santai, Senin (7/6/2021). Tak ketinggalan hadir anak-anak muda dari Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Ansor, dan Pemuda LDII Kabupaten Kediri. Pertemuan yang berlangsung gayeng itu digelar di Omah Walet Pare, Kabupaten Kediri.

Pertemuan itu diwakili oleh Ketua PCNU Kabupaten Kediri Gus Ma’mun, Ketua PDM Kabupaten Kediri Ustaz Fanani, Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri dr Agus, Ketua Ansor Gus Rismi, Ketua Pemuda Muhammadiyah Gus Afwan, dan perwakilan Pemuda LDII.

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kediri Afwan Al Asgaf menyampaikan, pertemuan ini sudah dua kali terlaksana. Dari pertemuan itu dihasilkan beberapa kali kegiatan yang bersifat ukhuwah antarorganisasi Islam.

“Salah satunya kegiatan anak-anak muda yang positif bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda untuk dilakukan di daerah-daerah lain,” ucap Gus Afwan, sapaan akrabnya.

Gus Afwan sangat bersyukur atas terlaksananya forum silaturahmi tersebut. Ia juga berharap kegiatan anak-anak muda yang positif ini bisa dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan besar lainnya. Karena mau tidak mau NU dan Muhammadiyah lahir sebelum Indonesia ini merdeka dan ormas tersebut adalah cikal bakal bangsa ini.

“Kami juga selalu senantiasa menjaga dan membentengi bangsa ini dari unsur apa pun yang akan mencabik-cabik kedaulatan bangsa Indonesia,” ucap dia.

Gus Afwan menambahkan, forum silaturahmi yang dikemas dengan Ngopi Bareng ini membahas berbagai permasalahan bangsa. “Bangsa ini sedang dilanda masalah yang besar, yakni bencana kemanusiaan Covid-19. Karena itu, peran aktif anak muda ikut membantu memerangi dan mencegah persebaran Covid-19,” katanya.

Ia juga melihat dampak pandemi Covid-19 ini secara terang telah mengubah seluruh tatanan kehidupan. Mulai bidang kesehatan, perekonomian, hingga pendidikan. Ketiga hal ini, kata dia, merupakan hajat hidup sehari-hari masyarakat. Dalam pendidikan, pandemi ini mengubah kebiasaan belajar masyarakat.

“Sedangkan dalam perekonomian, banyak yang kehilangan pekerjaan dan usaha yang gulung tikar,” tutur pria yang digadang-gadang maju sebagai calon anggota DPRD Provinsi Jatim Dapil Kediri itu. (Afwan/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here