Tujuh Unsur Pelayanan Prima yang Wajib Dilaksanakan Guru

0
57
Hari pertama Rapat Kerja 2024 Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 1 Menganti. (Faradilla Nur Aulia Rahma/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Rapat Kerja 2024 Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 1 Menganti digelar selama dua hari pada Senin-Selasa (1-2/7/2024). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan di Kelas 1 Butterfly.

Rapat kerja tahun ini mengusung tema “Satukan Visi, Perkuat Ideologi untuk Pelayanan Sepenuh Hati di Sekolah Kreatif Menganti”.

Pada raker hari pertama (1/7/2024), materi yang disampaikan adalah Excellent Service. Materi ini terkait pelayanan yang dipaparkan oleh Yenny Yanuarti wali murid dari Ananda Gabriel (Alumni TP 2021-2022), Ananda Siti Jessica (Alumni Kelas VI Abu Bakar Ash-Shiddiq TP 2023-2024), dan Ananda Muhammad Jonathan Junaryapashageni (Kelas II Tifa)

Ketua Pelaksana Rapat Kerja tahun ini, Ma’rifah Ramadhona, mengatakan, tujuan raker digelar sebagai kegiatan diskusi untuk program tahunan dan rencana yang akan datang serta saling mengevaluasi program kerja yang sudah terlaksana satu tahun.

“Raker tahun ini mendatangkan wali murid yang kebetulan Mama Jessica mampu di bidang pemberian pelayanan di lingkup pekerjaan, jadi memang beliau cocok memberikan materi terkait pelayanan yang sudah diusung di tema raker ini,” kata Waka Kurikulum Tahun Pelajaran 2023-2024 itu.

Pada awal materi, Yenny Yanuarti memberikan penjelasan bahwa instansi pendidikan harus memberikan layanan yang terbaik untuk menjaga loyalitas dan kepuasan pelanggan.

“Pelayanan guru dan karyawan itu akan menjadi cerminan bagi nama instansi itu sendiri. Oleh karena itu, ada beberapa unsur-unsur yang harus diterapkan untuk mencapai pelayanan yang baik,” ujar Mama Jessica, sapaan akrabnya.

Unsur-unsur yang ditekankan pada pelayanan itu ada tujuh. Yaitu, attitude (sikap dalam melayani), ability (bentuk kemampuan kerja yang baik), attention (bentuk perhatian dan kepedulian), action (tindakan nyata dalam melayani), accountability (bentuk tanggung jawab), appearance (penampilan), dan simpathy-empathy (simpati dan empati terhadap orang lain).

“Unsur-unsur tersebut adalah upaya untuk memberikan pelayanan terbaik yang dapat mencapai penerapan pelayanan baik secara maksimal,” terang Yenny.

Selanjutnya, dia menjelaskan terkait standar instansi atau perusahaan yang cerdas dalam konteks pelayanan.

“Perusahaan/instansi/lembaga yang memiliki kepekaan dalam memahami dan merasakan apa yang menjadi harapan dan ekspektasi pelanggan adalah perusahaan/instansi/lembaga yang cerdas,” jelasnya.

Selanjutnya, Mama Jessica juga menuturkan harapan untuk SD Muhammadiyah 1 Menganti agar dapat bekerja sama dengan baik untuk menciptakan lingkungan sekolah yang penuh dengan rasa kepedulian, terus berusaha dan belajar memperbaiki komunikasi yang positif, dan dapat memahami karakter pelanggan, dan dapat memisahkan kepentingan pribadi dari tanggung jawab pekerjaan.

“Sehingga mampu melangkah dengan yakin dalam melakukan pelayanan sepenuh hati, yang tentunya memegang tujuan kebaikan dan kesuksesan bersama,” tuturnya.

Juga, sebagai wali murid, Mama Jessica sempat memberikan kesan sebagai wali murid di SD Muhammadiyah 1 Menganti terkait pelayanan.

“Sejauh ini SD Musi yang saya rasakan memiliki tim yang kreatif dan komunikatif dalam membangun kerjasama antara wali murid untuk mengembangkan  kemampuan siswa di bidang akademik dan nonakademik,” jelasnya.

Selain itu, Ustadzah Jessica, wali kelas 2 (dua) Angklung Tahun Pelajaran 2023-2024, memberikan kesan materi Excellent Service begitu menarik dan memotivasi diri.

“Materinya begitu menarik, memberikan wawasan tentang bagaimana memunculkan kepercayaan dan kepuasan wali siswa sebagai customer sekolah, dan dapat memotivasi diri untuk melayani dengan sepenuh hati,” ucapnya.

(Faradilla Nur Aulia Rahma/AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini