UMM Salurkan Kurban 2 Lembu ke Lapas Malang

0
49
Penyerahan simbolis hewan kurban UMM ke Lapas Malang. (Wildan/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Berbagai kalangan berlomba-lomba untuk berkontribusi dalam kebaikan. Begitu pun dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kampus Islam terbaik dunia itu memberikan bantuan berupa hewan kurban ke beberapa pihak dan wilayah. Mulai pihak desa hingga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Malang Raya. Agenda tersebut berlangsung pada Senin lalu (19/7/2021).

Ketua panitia pelaksana Kukuh Dwi Kurniawan menjelaskan, ada dua lembu dan 15 kambing yang didistribusikan. Satu lembu diantar ke Lapas Kelas I-A Lowokwaru dan satu lainnya akan disalurkan ke Lapas Perempuan Kelas II-A Sukun, Malang. “Sementara lima belas kambing akan diberikan ke beberapa wilayah dan pihak yang membutuhkan,” tuturnya.

Kukuh, panggilan akrabnya, mengatakan bahwa UMM tidak asal memilih wilayah untuk pembagian hewan kurban. Ada beberapa kriteria yang diberikan, utamanya warga sekitar kampus yang terdampak pandemi dan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Lebih lanjut, Kukuh menuturkan bahwa sudah dua tahun belakangan UMM tidak menyembelih hewan kurban. Kampus Putih lebih memilih mendistribusikannya ke beberapa wilayah yang dirasa membutuhkan. Hal itu tidak lepas dari keadaan pandemi yang melanda sejak awal 2020 lalu.

“Ini menjadi tahun kedua bagi kami untuk melaksanakan kurban dengan model seperti ini. Mungkin jumlah hewan pada tahun ini tidak sebanyak tahun lalu karena sebagian dana disalurkan melalui paket sembako bagi para warga dan mahasiswa yang sedang isolasi mandiri,” tegasnya.

Ia pun berharap distribusi ini bisa membantu dan meringankan beban masyarakat. Utamanya mereka yang tedampak langsung PPKM seperti pedagang kaki lima (PKL) serta pekerja harian. “Menebar kebaikan di hari raya Idul Adha tidak terbatas pada pembagian hewan kurban. Banyak hal yang bisa kita lakukam seperti menggalang dana, membagikan bahan pokok, dan menyalurkan bantuan-bantuan lainnya,” ujar Kukuh.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan IIA Malang Tri Anna Aryati mengapresiasi agenda pembagian hewan kurban UMM. Tak lupa, ia juga berterimakasih karena Kampus Putih terus membikin berbagai agenda yang bermanfaat selama ini. “Dulu rencananya ada acara khusus di hari Idul Adha dengan Rektor UMM Pak Fauzan. Sayangnya, tingkat pandemi Covid terus meningkat sehingga pemerintah menerapkan PPKM yang membatasi kegiatan sehingga tidak bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Tri Anna, panggilan akrabnya, juga berharap UMM dan Lapas bisa terus bersinergi sehingga mampu memberikan kegiatan menarik seperti yang sudah dilakukan sebelumnya. Sebut saja pelatihan menulis bagi warga binaan lapas, bedah buku, vocal group, pembuatan klip video, hingga buka bersama pada Ramadan lalu. “Tentu kami ingin agar kegiatan-kegiatan serupa bisa terus berlanjut agar para warga binaan bisa dengan baik menyalurkan bakat dan minatnya,” pungkasnya. (Wildan/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here