Unit Bisnis Baru Umsida Ekspor Perdana 2.500 Tanaman Hias ke Amerika

0
116
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti meresmikan PT Umsida Sinergi Utama. (Humas)

KLIKMU.CO – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) meresmikan unit bisnis baru PT Umsida Sinergi Utama (USU) di Auditorium KH Ahmad Dahlan Kampus 1, Selasa (10/5). PT USU sekaligus melakukan ekspor perdana 2.500 tanaman hias jenis kaladium ke Houston, Amerika Serikat.

PT Umsida Sinergi Utama merupakan Badan Usaha Milik Umsida yang  diluncurkan bertepatan dengan Halalbihalal karyawan, dosen, dan tenaga kependidikan Umsida. Acara tersebut juga dihadiri Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor serta Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti.

Direktur PT Umsida Sinergi Utama Hasan Ubaidillah SE MM menyampaikan, pembentukan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan jasa dan bisnis ini didorong oleh keinginan untuk mengoptimalkan pemanfaatan, pengelolaan, dan pengembangan berbagai aset, tanah, dan bangunan yang dimiliki atau dikelola oleh Umsida untuk dapat memberikan nilai tambah dan keuntungan keekonomian yang tinggi.

“Peresmian PT Umsida Sinergi Utama ini merupakan bentuk inisiasi dari peningkatan usaha komersial sekaligus bisa menjadi pilar ekonomi baru secara internal di umsida sehingga pelayanan kita juah lebih baik kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Tapi secara eksternal dengan ekspor ini Umsida berharap ini menjadi ceruk ekonomi baru yang bisa dikontribusikan kepada masyarakat secara luas, terutama di Sidoarjo,” jelasnya.

Hasan menambahkan, salah satu bentuk dukungan perekonomian yang diberikan Umsida melalui PT Umsida Sinergi Utama adalah pengembangan tanaman hias kualitas ekspor sekaligus bisa menambah pendapatan masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu.

“Insya Allah Umsida melalui budi daya tanaman hias ini menjadi perguruan tinggi Muhammadiyah yang concern ekspor tanaman hias dan mengembangkan perekonomian rakyat,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor memberikan apresiasi positif terkait launching PT Umsida Sinergi Utama. “Kami atas nama pemerintah Kabupaten Sidoarjo sangat mengapresiasi launching unit bisnis dari Umsida,” ujarnya.

Menurut dia, memang yang menjadi kendala selama dua tahun pandemi adalah masalah perekonomian. Salah satu contoh nya adalah banyak orang yang berjualan takjil tidak laku.

“Dari sini kita bisa melihat ada dua permasalahan yang bisa dilihat. Pertama, ekonominya lesu karena Covid. Kedua, rasio penjualnya tidak sebanding dengan pembelinya,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, launching bisnis Umsida ini adalah salah satu solusi. Skill up pasar bukan hanya di domestik, tapi membuka celah lain untuk melakukan jual beli dan perdagangan yang harus diusahakan bersama.

“Umsida urut serta ketika arah ekonomi mengalami perubahan bukan hanya menyasar kegiatan jual beli pasar domestik, namun juga pasar ekspor,” tandasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here