Ustadz Adi Hidayat: Al-Qur’an sebagai Kurikulum Kehidupan, Jangan Sekadar Dibaca dan Dihafal

0
192
Ustadz Adi Hidayat saat mengisi Tabligh Akbar di Masjid Al-Khoory UM Surabaya, Sabtu (11/11). (Yuda/KLIKMU.CO)

Surabaya, KLIKMU.CO – Al-Qur’an merupakan kurikulum kehidupan, jangan sekadar dibaca dan dihafal. Akan tetapi, Al-Qur’an harus dibaca dengan lisan, diyakini dalam hati, dan disebarkan melalui perilaku. Siapa pun yang mampu memahami isi dan mengaplikasikan Al-Qur’an dalam kehidupan nyata, pasti hidupnya lebih baik.

Demikian salah satu pesan penting yang disampaikan Ustadz Adi Hidayat saat mengisi Tabligh Akbar Milad Ke-111 Muhammadiyah di Masjid Al-Khoory UM Surabaya dengan tema “Ikhtiar Menyelamatkan Semesta”, Sabtu (11/11).

Nah, terkait upaya menyelamatkan semesta itu, Ustadz Adi Hidayat menyebut jangkauannya tidak perlu terlalu tinggi. Yang terpenting, memperkuat ukhuwah dengan saling memahami perbedaan.

Lebih lanjut, ia memberikan gambaran bahwa setiap satu dalil itu satu aplikasi. Perbedaan cara ubudiyah disebabkan ada dalil yang berbeda.

“Maka, kita bisa berfastabiqul khairat, tanpa menyalahkan cara yang berbeda karena memang dasarnya berbeda,” imbuh Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Semarak Milad Ke-111 Muhammadiyah yang diperingati Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Dr dr Sukadiono MM, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Dr M Ridlwan MPd bersama para wakil ketua PDM, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surabaya, AUM, ortom, lembaga, majelis, dan biro PDM Surabaya, serta warga juga simpatisan Muhammadiyah.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya Dr M Ridlwan MPd menyampaikan rasa syukurnya bahwa PDM bisa menghadirkan Ustadz Adi Hidayat.

“Alhamdulillah, cita-cita PDM untuk menghadirkan Ustadz Adi Hidayat dikabulkan oleh Allah. “Atas nama PDM Surabaya, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Rektor yang telah menyediakan fasilitas di kampus ini untuk warga persyarikatan Muhammadiyah se-Kota Surabaya. Kami sangat terharu seolah-olah berada di Makkah dan Madinah karena jamaah shalat malamnya sangat luar biasa banyak,” imbuhnya.

Kegiatan ini, lanjut Ridlwan, juga atas support UM Surabaya, Majelis Tabligh, juga LPCR-PM PDM Kota Surabaya.

“Kami ucapkan banyak terima kasih. Mudah-mudahan kehadiran bapak ibu mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT,” tandasnya.

(Yuda/Tri Eko Sulistiowati/AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini