Wakil Ketua PDM Pimpin Apel Milad Ke-109 Muhammadiyah di Smamda Surabaya

0
121
Amanat upacara yang disampaikan oleh Wakil Ketua PDM Surabaya Drs Saifudin Zaini MPdI. (Muhammad Zarkasi/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (Smamda) ikut menyemarakkan Milad Ke-109 Muhammadiyah dengan menggelar upacara secara hybrid pada Kamis (18/11/2021).

Karena berlangsung secara hybrid, peserta dari kelas XI sesi pagi berada di lokasi, sedangkan kelas X dan kelas XII serta kelas XI sesi siang mengikuti secara daring dari rumah masing-masing. Upacara juga diikuti guru dan karyawan.

“Tim IT Smamda selalu siap dalam menyelenggarakan kegiatan akbar seperti ini dalam bentuk hybrid dan tentu bisa diikuti dengan maksimal,” terang Supriyadi, koordinator Tim IT Smamda.

Upacara tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sebelum masuk ke kompleks sekolah, peserta upacara melalui proses skrining suhu dan diwajibkan untuk mencuci tangan serta tetap menggunakan masker.

Wakil Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Surabaya Drs H. Saifudin Zaini MPdI berkesempatan menjadi pembina upacara milad yang diselenggarakan oleh Smamda. “Alhamdulillah, beliau berkesempatan hadir untuk memberikan arahannya,” jelas Drs Sulaiman MA, Waka Smamda Bidang Ismubata.

Kegiatan ini diawali dengan prosesi upacara pada umumnya. Tidak lupa pula mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan.

Ustadz Zaini mengungkapkan dalam amanatnya bahwa Muhammadiyah secara usia sudah cukup tua. “Ada dua kemungkinan ketika orang semakin menua, apakah semakin loyo atau semakin kuat,” ujar sosok yang pernah menjabat sebagai bendahara PW Muhammadiyah Jawa Timur periode 2010-2015 tersebut.

Berkembangnya Muhammadiyah, lanjut dia, bukan berarti tidak mendapatkan masalah. “Justru semakin besar, semakin besar pula masalah yang dihadapi,” tegasnya.

Namun, menurutnya, dengan tema optimisme menghadapi Covid-19, diharapkan bahwa apa pun kondisinya, kegiatan dakwah tetap berjalan bahkan lebih giat lagi.

“Dakwah di Smamda juga begitu. Kepala sekolah kepada guru, guru kepada siswa, dan semua warga Smamda kepada umat, harus tetap berjalan maksimal,” tegas bendahara umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur itu.

Di akhir amanatnya, dosen Agama Islam UMSurabaya tersebut berpesan agar selalu menyertakan pertolongan Allah dalam segala aktivitas dakwah. “TAnpa bantuan Allah, kita bukan siapa-siapa,” pungkasnya. (Muhammad Zarkasi/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here