Pesan Santri Al Mizan kepada Juniornya, Jangan Pernah Menyesal karena Mondok

0
39
Perwakilan santri kelas 6, Fariz Zakariyah Fauzan, berpesan kepada santri Al Mizan supaya tidak menyesal telah mondok dan belajar di Al Mizan dalam tausiah ammah. (Alfain Jalaluddin Ramadlan/KLIKMU.CO)

Lamongan, KLIKMU.CO – Pondok Pesantren Al Mizan Muhamadiyah Lamongan Putra mengadakan tausiah ammah untuk perpisahan kelas akhir (kelas 6 diniyah) yang akan lulus dari pondok pesantren. Kegiatan berlangsung di Masjid Al Ghoihab Al Mizan Putra pada Sabtu (8/6/2024) dan turut dihadiri oleh seluruh dewan ustadz Al Mizan Putra.

Perwakilan santri kelas 6, Fariz Zakariyah Fauzan, berpesan kepada santri Al Mizan supaya tidak pernah merasa menyesal telah mondok dan belajar di Al Mizan. Menurutnya, penyesalan bukan karena mondok di sini tidak mendapatkan apa-apa, melainkan menyesal terhadap diri sendiri yang sudah belajar selama ini tapi tidak mendapatkan hasil.

Fariz pun mengajak para santri untuk memperbanyak belajar dengan sungguh-sungguh dan bertanya kepada dewan ustadz serta guru jika ada yang tidak dipahami.

“Adik-adik tetaplah belajar dengan serius. Jangan pernah merasa menyesal di pondok karena keberkahan ilmu itu akan sia-sia jika kalian menyesal dan tidak bersungguh-sungguh,” katanya.

Bagi yang niatnya mondok masih ragu-ragu dan bimbang, Fariz meminta untuk menyempurnakan niat mulai sekarang.

“Belajar itu tidak ada yang manis, semuanya pahit,” tegasnya.

Mengutip Imam Syafi’i, Fariz mengatakan, “Barang siapa yang belum merasakan pahitnya belajar meski sesaat, maka akan menahan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.”

Karena itu, orang yang sukses melewati pahitnya belajar karena segala sesuatu yang enak diawali dengan perjuangan.

“Jangan sampai kita menikmati kesenangan dulu baru susah, melainkan susah dulu baru menikmati kesenangan. Tidak ada cerita para ilmuwan dulu menikmati kesenangan sebelum kesulitan,” imbuhnya.

Fariz menutup pesannya dengan mengimbau kepada adik-adiknya untuk tetap semangat dan memperbaiki niat dalam belajar di Al Mizan.

(Alfain Jalaluddin Ramadlan/AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini