25 April 2026
Surabaya, Indonesia
Ngaji Dino Iki

Ngaji Dino Iki 2025: Mewujudkan Iman dengan Amal

Ngaji Dino Iki 2025: Mewujudkan Iman dengan Amal (Ilustrasi)

Dr Imam Syaukani MA

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

The opposite of faith is not doubt. The opposite of faith is laziness—laziness to act upon what you truly believe.
(Lawan dari iman bukan keraguan, tetapi kemalasan—kemalasan untuk berbuat sesuai dengan apa yang kita yakini.)

Kemalasan inilah masalah terbesar yang bisa melemahkan iman.

Kita tahu kebenaran, kita percaya pada pahala dan ampunan Allah Swt., tetapi kita sering menunda-nunda amal. Siapa pun paham bahwa iman tanpa amal akan menjauhkan kita dari petunjuk Allah Swt.

Padahal Allah Swt. berfirman:
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

And those who strive in Our (Cause), We will certainly guide them to Our Paths: for verily Allah is with those who do right.

Artinya:
“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami, pasti Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.” Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al-Ankabut: 69)

Ramadhan telah berlalu, fase paling berharga untuk meraih Lailatul Qadar dan ampunan Allah. Jangan sampai kita yakin akan keutamaannya, tetapi malas mencarinya.

Rasulullah Saw. bersabda:
مَنْ يَقُمْ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Shahih Bukhari 34: “Barang siapa menegakkan Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Dari Bilal Ra., bahwa Rasulullah Saw. bersabda:
عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ إِلَى اللَّهِ وَمَنْهَاةٌ عَنْ الْإِثْمِ وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنْ الْجَسَدِ

Sunan at-Tirmidzi 3472: “Hendaknya kalian melakukan shalat malam, karena shalat malam adalah kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian. Shalat malam mendekatkan kepada Allah, menghalangi dari dosa, menghapus kesalahan, dan menolak penyakit dari badan.”

Al-Hasan Al-Bashri berkata:
“Iman bukan sekadar angan-angan, tetapi apa yang menetap di hati dan dibuktikan dengan amal.”

Tetap semangat!

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dari sahabatmu,

Dr Imam Syaukani MA
Wakil Ketua PDM Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *